Cek Fakta: TNI Tangkap Anggota KKB dan WNA Saat Operasi Penyisiran, Ini Faktanya!

Klaim TNI tangkap KKB & WNA di Papua adalah hoaks. Video yang beredar sudah lama & tak ada konfirmasi resmi. Cek fakta sebelum sebar info.

Tasmalinda
Senin, 05 Januari 2026 | 22:45 WIB
Cek Fakta: TNI Tangkap Anggota KKB dan WNA Saat Operasi Penyisiran, Ini Faktanya!
Ilustrasi KKB Papua. Cek fakta TNI tangkap anggota KKB
Baca 10 detik
  • Sebuah unggahan viral mengklaim TNI menangkap KKB dan WNA dalam operasi penyisiran di Papua, namun klaim tersebut terbukti tidak benar.
  • Hasil penelusuran menemukan video yang beredar merupakan rekaman lama dengan konteks berbeda, bukan peristiwa penangkapan terbaru.
  • Tidak ada pernyataan resmi dari TNI, Polri, maupun pemerintah yang mengonfirmasi kebenaran operasi dan penangkapan yang diklaim tersebut.

SuaraLampung.id - Sebuah unggahan video yang sedang viral di media sosial mengklaim bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menangkap sejumlah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan warga negara asing (WNA) saat melakukan operasi penyisiran di Papua. Narasi dalam unggahan itu menyebut kejadian sebagai operasi besar yang baru saja terjadi, dan disertai potongan gambar serta komentar yang memancing emosi publik.

Beredar unggahan video [arsip] pada Selasa (30/12/2025) dari akun Facebook “digital ai” berisi narasi sebagai berikut: 

“PEMIRSA, PASUKAN TNI DILAPORKAN BERHASIL MENANGKAP 1 ANGGOTA KKB DAN 1 WARGA ASING DALAM OPERASI PENYISIRAN. KEDUANYA DIDUGA TERLIBAT TRANSAKSI SENJATA DAN LOGISTIK SEBAGAI PENYUPLAI. TEMUAN INI MENIMBULKAN KEMARAHAN APARAT TNI MEMBUKA KASUS INI KE MEDIA DAN MENGELUARKAN PERINGATAN KERAS”.

cek fakta TNI tanggap KKB dan WNA
cek fakta TNI tanggap KKB dan WNA

Per-senin (5/1/2026), unggahan tersebut telah mendapat 1.941 tanda suka, 252 komentar, dan 119 kali dibagikan oleh pengguna Facebook lainnya.

Baca Juga:Cek Fakta: Viral Video Polisi Tilang Iring-iringan Pengantar Jenazah, Ini Faktanya!

Namun, sebelum Anda ikut menilai atau menyebarkannya, penting untuk membaca hasil cek fakta yang sebenarnya. Karena klaim ini ternyata tidak benar dan menyesatkan.

Unggahan yang ramai dibagikan di platform seperti Facebook, WhatsApp, dan TikTok menuliskan narasi:

Unggahan ini disebarkan ulang oleh banyak akun tanpa sumber resmi atau konfirmasi lembaga terkait.

Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo telah melakukan penelusuran terhadap klaim ini dan menemukan sejumlah fakta kunci:

  1. Video yang beredar bukanlah rekaman kejadian di Papua yang memperlihatkan penangkapan anggota KKB dan WNA oleh TNI.
    Potongan video itu telah beredar sebelumnya dalam konteks yang berbeda dan bukan peristiwa terbaru. Tidak ada bukti kuat yang mengaitkan konten visual tersebut dengan klaim penangkapan yang disebutkan.
  2.  Tidak ada pernyataan resmi dari pihak TNI, Polri, atau pemerintah yang mengonfirmasi adanya operasi yang melibatkan penangkapan KKB dan WNA seperti yang digambarkan.
    Pernyataan resmi terkait operasi penegakan keamanan di Papua umumnya dirilis melalui kanal media sosial terverifikasi atau rilis institusi — namun klaim ini tidak punya dasar rujukan resmi.
  3. Jika kejadian dramatis semacam ini benar terjadi, umumnya media arus utama akan melaporkannya sebagai berita nasional.

Di sejumlah sumber, konten video yang dipakai sudah lama beredar dengan konteks berbeda — misalnya latihan militer atau operasi yang tidak berkaitan dengan isu yang diklaim dalam unggahan viral tersebut.

Baca Juga:Cek Fakta: Puan Maharani Usulkan Kenaikan Pajak demi Bantuan Korban Banjir, Ini Faktanya

Dengan demikian, klaim bahwa TNI menangkap anggota KKB dan WNA saat operasi penyisiran adalah informasi yang tidak benar dan menyesatkan.

Kesimpulan: Hoaks / Informasi Menyesatkan

Klaim bahwa TNI menangkap anggota KKB dan warga negara asing dalam operasi penyisiran adalah SALAH dan menyesatkan.

Unggahan yang beredar merupakan konten hoaks yang memadukan video lama dengan narasi baru tanpa dukungan fakta yang valid atau pernyataan resmi dari otoritas terkait.

Mengapa Ini Bisa Menyesatkan?
Unggahan seperti ini:

  1. Mengaitkan video lama dengan narasi terkini yang tidak berdasar,
  2. Memanfaatkan isu sensitif seperti konflik di Papua untuk menarik perhatian,
  3. Tidak menyertakan sumber resmi atau bukti verifikasi, sehingga publik mudah salah paham.
  4. Isu keamanan dan operasi militer selalu memerlukan konfirmasi dari kanal resmi, terutama jika melibatkan klaim penangkapan tersangka dan keterlibatan warga negara asing.

Tips Cek Fakta Sebelum Share Konten Viral
Sebelum Anda menyebarkan video yang dramatis atau kontroversial:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak