Kasus COVID-19 Meningkat, Pemprov Awasi Wisatawan Keluar Masuk Lampung

pengendalian dan pemantauan COVID-19 menyasar pelaku perjalanan yang keluar ataupun masuk Provinsi Lampung.

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 04 Februari 2022 | 17:13 WIB
Kasus COVID-19 Meningkat, Pemprov Awasi Wisatawan Keluar Masuk Lampung
Ilustrasi Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto. Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menyatakan pemprov mengawasi wisatawan yang keluar masuk Lampung. [Lampungpro.co/Humas Kominfotik Pemprov Lampung]

SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi  Lampung akan mengawasi wisatawan dan orang yang keluar masuk Lampung seiring meningkatnya kasus COVID-19

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menjelaskan langkah pengendalian dan pemantauan COVID-19 akan menyasar pelaku perjalanan yang keluar ataupun masuk Provinsi Lampung.

"Wisatawan ataupun yang keluar masuk Lampung tidak luput dari pengawasan juga, karena ada kasus tinggi dalam beberapa hari terakhir," ucap Fahrizal dikutip dari ANTARA.

Fahrizal Darminto mengingatkan masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi guna mengantisipasi persebaran COVID-19.

Baca Juga:Menhan: Pandemi COVID-19 Menjadi Alarm untuk Memperhatikan Kesehatan dan Pelayanan Bidang Medis

"Masyarakat harus segera menghubungi dan datang ke puskesmas terdekat untuk ikut vaksinasi. Yang belum vaksin satu dan dua cepat vaksin dan yang belum 'booster' (vaksinasi penguat) segera ikut," kata dia.

Fahrizal mengharapkan dengan tercapai vaksinasi dapat menanggulangi naiknya kasus COVID-19 yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.

"Kejar vaksinasi anak, orang lanjut usia, 'booster' semoga bisa cepat tercapai kekebalan komunal dengan cepat jadi bisa menanggulangi persebaran kasus," ucapnya.

Selain melaksanakan vaksinasi, pemerintah daerah setempat akan melakukan pemantauan disiplin warga dalam menerapkan protokol kesehatan di ruang publik.

"Protokol kesehatan ketat ini yang utama dilakukan, lalu pemantauan di lapangan seperti kafe, restoran, tempat hiburan akan dilakukan kalau ada yang melanggar tentu akan ditutup," kata dia.

Baca Juga:Kasus Positif Covid-19 Indonesia Meroket 32.311 Orang, Positivity Rate 35 Persen

Dia mengharapkan untuk daerah dengan mobilitas masyarakat yang tinggi dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi dan penelusuran kasus COVID-19.

"Kita harus tetap waspada persebaran COVID-19 varian Omicron, daerah mobilitas tinggi percepat vaksinasi dan 'tracing' (pelacakan)," kata Fahrizal. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak