Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Lampung Dorong Petani Pakai Teknologi Tepat Guna

dorongan perluasan penggunaan teknologi tepat guna di pedesaan dilakukan untuk meningkatkan produksi

Wakos Reza Gautama
Rabu, 29 Desember 2021 | 09:51 WIB
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Lampung Dorong Petani Pakai Teknologi Tepat Guna
Ilustrasi pertanian. Pemprov Lampung dorong petani pakai teknologi tepat guna.

SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong penggunaan teknologi tepat guna di sektor pertanian. Teknologi tepat guna dapat meningkatkan produksi pertanian.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dorongan perluasan penggunaan teknologi tepat guna di pedesaan dilakukan untuk meningkatkan produksi pertanian di Lampung.

"Penggunaan teknologi tepat guna di desa akan jadi prioritas utama untuk mengembangkan pertanian, bersamaan dengan jalannya kartu petani," ucapnya dikutip dari ANTARA.

Menurutnya, sektor pertanian di Lampung menjadi salah satu sektor penunjang pertumbuhan ekonomi dengan nilai tukar petani pada November 2021 meningkat menjadi 105,25 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang hanya 94,73.

Baca Juga:Pemkot Bandar Lampung Kembali Terapkan PPKM Level 2

"Tingkat produksi padi Lampung pada tahun ini sebesar 5 ton per hektar per tahun, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 4,8 ton per hektar per tahun, jadi ini perlu dijaga," katanya.

Dia melanjutkan, dengan teknologi tepat guna dalam pengelolaan pertanian maka akan meningkatkan kontribusi pertanian bagi ekonomi di Lampung.

"Ditargetkan pula pada 2024 akan berkembang kawasan sentra perbenihan padi inbrida yang terbagi dalam tiga kawasan perbenihan dengan luas 3.000 hektare," ujarnya.

Diketahui Lampung sebagai salah satu daerah penghasil produk pertanian pada triwulan II 2021 pertumbuhan ekonominya di topang oleh sektor pertanian, perikanan dan kehutanan yang tumbuh positif sebesar 0,31 persen meningkat dibanding triwulan I 2021 yang minus 1,73 persen.

Dan dalam dua tahun terakhir produksi padi Lampung berjumlah pada 2.164.089 ton gabah kering giling di tahun 2019, sedangkan pada tahun 2020 telah berproduksi 2.650.290 ton gabah kering giling, serta telah memproyeksikan pula peningkatan indeks pertanaman (IP) padi dari sebelumnya 200 dapat menjadi 300 dalam satu kali tanam.

Baca Juga:Nasib Tragis Gadis di Lampung Utara, Berawal COD Baju Berujung Pemerkosaan

Sedangkan untuk komoditas kopi dengan luas area lahan kopi mencapai 156.918 hektare, dengan jumlah petani sekitar 142.511 orang. Lampung juga telah memproyeksikan pada tahun 2022 mendatang produksi panen kopi Lampung dapat meningkat 94.877 ton, sehingga total produksi bisa mencapai 200.000 ton. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini