Ketika Elektabilitas Partai Demokrat Terkerek Konflik Internal

dukungan publik kepada Partai Demokrat tidak lagi sebesar pada awal konflik.

Wakos Reza Gautama
Kamis, 16 Desember 2021 | 15:08 WIB
Ketika Elektabilitas Partai Demokrat Terkerek Konflik Internal
Ilustrasi Ketum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Elektabilitas Partai Demokrat menurun seiring meredanya konflik internal. [tangkapan layar/video]

Tidak hanya demokrat, tantangan juga bermunculan dari datangnya partai-partai politik baru di antaranya Gelora dengan elektabilitas 1,4 persen dan Partai Ummat 1,2 persen. Keduanya mengungguli PAN yang hanya meraih 1,1 persen.

Masih di survei yang sama, pada papan bawah ada Perindo dengan elektabilitas 0,6 persen, Hanura 0,5 persen, Berkarya 0,3 persen, PBB 0,2 persen dan PKPI 0,1 persen. Sementara Garuda dan Masyumi Reborn nihil, sisanya partai-partai lainnya 0,9 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab 26,1 persen.

Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 1 hingga 10 Desember 2021 yang menyasar 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (ANTARA)

Baca Juga:Irwan Fecho Siap Melenggang Maju Jadi Bacalon Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak