alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Oknum Polisi Polresta Bandar Lampung yang Rampok Mobil Terbukti Konsumsi Sabu

Wakos Reza Gautama Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:35 WIB

Oknum Polisi Polresta Bandar Lampung yang Rampok Mobil Terbukti Konsumsi Sabu
Ilustrasi Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad. Pandra menyebut Bripka IS, oknum polisi Polresta Bandar Lampung yang terlibat perampokan mobil positif sabu. [ANTARA]

Bripka IS, oknum polisi Polresta Bandar Lampung merampok mobil terkonfirmasi positif mengkonsumsi sabu.

SuaraLampung.id - Oknum polisi Polresta Bandar Lampung Bripka IS yang terlibat perampokan mobil ternyata seorang pengguna narkoba jenis sabu. 

Hal ini diketahui dari hasil tes urine oknum polisi Polresta Bandar Lampung Bripka IS yang menjadi tersangka perampokan mobil. 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan Bripka IS terkonfirmasi positif mengkonsumsi zat narkotika jenis methamphetamine atau sabu.

Pandra menyebut, Bripka IS yang merupakan anggota Samapta Polresta Bandar Lampung itu memang memiliki catatan buruk alias kerap bermasalah.

Baca Juga: Kapolda Lampung akan Pecat Bripka IS Gegara Terlibat Perampokan Mobil Bersama Oknum ASN

 "Hasil track record Bripka IS ini dari penilaian internal Polresta Bandar Lampung memang sering bermasalah. Dan hasil pemeriksaan urinenya juga didapat menggunakan narkotika amphetamine," kata Pandra saat dihubungi, Rabu (20/10/2021) dikutip dari Suara.com.

Kendati begitu, Pandra tak merinci detil daripada catatan hitam Bripka IS. Namun, kata dia, salah satunya yang bersangkutan kurang disiplin.

"Kesalahan-kesalahan itu memang lagi didalami. Cuma memang dia kayak disiplin jarang masuk gitu," ujarnya.

Dipecat

Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno memastikan Bripka IS yang terlibat perampokan mobil akan diproses secara hukum baik pidana mau etik. 

Baca Juga: Rampok Mobil Bereng ASN di Bandar Lampung, Bripka IS Ternyata Pakai Narkoba

 Kata Hendro Sugiatno, perbuatan anggota Satuan Samapta Polresta Bandar Lampung Bripka IS merampok mobil bisa dikenakan pidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait