Uji Coba PTM Terbatas di Lampung Selatan Diperpanjang

perpanjangan uji coba PTM terbatas di Lampung Selatan berlaku mulai 4 Oktober 2021 sampai dengan 30 Oktober 2021.

Wakos Reza Gautama
Rabu, 06 Oktober 2021 | 11:50 WIB
Uji Coba PTM Terbatas di Lampung Selatan Diperpanjang
Ilustrasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM). PTM terbatas di Lampung Selatan diperpanjang. [kaltimtoday.co]

Badruzzamam menuturkan, dari laporan Kepala Dinas Kesehatan dalam rapat evaluasi Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Lampung Selatan pada 1 Oktober 2021, tidak ditemukan sekolah yang menjadi klaster penularan COVID-19.

Dia menyebut, dari jumlah 256 desa dan 4 kelurahan, terdapat 1wilayah yang berstatus zona orange, 13 wilayah berstatus zona kuning dan 246 wilayah dengan status zona hijau. 

“Berdasarkan laporan, baik dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, maupun laporan dari sekolah-sekolah selama pelaksanaan uji coba PTM terbatas tahap pertama tidak ada masalah. Makanya kita simpulkan untuk diperpanjang,” kata Badruzzaman dikutip dari ANTARA. 

Meski uji coba PTM terbatas diperpanjang serta bertambahnya jumlah sekolah yang melaksanakan PTM, Badruzzaman mengingatkan kepada Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Lampung Selatan agar tidak lengah dalam melakukan pengawasan.

Baca Juga:Pemkot Depok Akan Hentikan PTM Jika Ada Sekolah Yang Melanggar Prokes Covid-19

“Sesuai arahan bupati, tetap lakukan monitoring secara berkala, berikan edukasi kepada masyarakat. Kepada pihak Dinas Kesehatan juga tetap melakukan pengawasan serta meningkatkan vaksinasi,” katanya.

Di lain pihak, Ketua MKKS SMK,  Herminto, mengatakan, pembelajaran tatap muka terbatas yang sudah dilaksanakan sejak 20 September 2021 tetap berjalan. 

“Kita jalan terus, tidak ada masalah. Bahkan semua siswa dan dewan guru sudah di vaksin semua,” ujar Herminto. 

Sementara, menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Selatan,  Ashari, mengatakan, dari 344 sekolah yang berada dibawah naungan Kementerian Agama, baru 76 yang sudah mendapatkan persetujuan untuk melaksanakan PTM secara terbatas.

Rincian, tingkat Raudhatul Athfal (RA) 6 sekolah, tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) 33 sekolah, tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTS) 26 sekolah, dan tingkat Madrasah Aliyah (MA) 11 Sekolah. 

Baca Juga:Peran Satgas Tingkat Kelas Dioptimalkan, Pastikan Siswa Patuh Prokes

“Pada prinsipnya kita siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, tidak ada masalah,” ujar Ashari singkat. (ANTARA)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini