Sebagai kader baru di Partai Golkar, Azis Syamsuddin termasuk beruntung. Ia menempati nomor urut 2 di Dapil II dari Partai Golkar.
Di pemilu tahun 2004, caleg dengan nomor urut teratas diuntungkan ini karena pemilu 2004 menerapkan pemilu dengan sistem proporsional setengah terbuka.
Artinya calon terpilih harus meraih 100 persen BPP (bilangan pembagi pemilih), dan jika tidak ada calon yang meraih 100 persen BPP, maka calon terpilih kembali ditetapkan berdasarkan nomor urut.

Dikutip dari rumahpemilu.org, dari 550 anggota DPR baru pemilu 2004, hanya ada tiga nama yang terpilih berdasarkan 100 persen BPP. Lainnya terpilih karena nomor urut.
Baca Juga:Adies Kadir Gantikan Posisi Azis Syamsuddin Jadi Waketum Golkar Bidang Polhukam
Azis Syamsuddin termasuk yang terpilih berdasarkan nomor urut. Pada pemilu 2004, perolehan suara Azis Syamsuddin sebesar 46.261 suara. Ia pun mewakili Partai Golkar sebagai anggota DPR RI dari dapil Lampung II.
Bukan Orang Lampung Mewakili Lampung di Senayan
Menariknya adalah kemunculan Azis Syamsuddin sebagai caleg Golkar dari Dapil Lampung II pada pemilu 2004. Azis Syamsuddin bukanlah orang Lampung. Ia pun tak pernah tinggal di Lampung.
Azis Syamsuddin adalah keturunan Sumatera Selatan-Sumatera Barat. Ia lahir di Jakarta pada 31 Juli 1970. Masa kecilnya ia lewati di Jember, Jawa Timur. Memasuki usia remaja, Azis Syamsuddin mengikuti ayahnya yang pindah tugas ke Padang, Sumatera Barat.
Ayah Azis Syamsuddin adalah seorang bankir yang bekerja di PT Bank Negara Indonesia (BNI) 1946. Ia melewati masa SMA di Padang.
Baca Juga:Usai Gelar Rapat Malam, Airlangga Sebut Pengganti Azis Syamsuddin Diumumkan Rabu Besok
Tamat SMA, Azis Syamsuddin diterima sebagai mahasiswa Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatera Barat tanpa tes alias melalui program PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan).