Ia mengatakan dirinya hanya menjual berkisar 20 buah terompet dengan beraneka jenis.
"Harga beragam ada yang Rp7.000 hingga Rp20.000 per buah, tapi saat ini bukan hanya terompet yang saya jual ada jagung sebab orang tidak banyak yang membeli terompet," katanya.
Terpantau di sejumlah jalan protokol di Kota Bandar Lampung menjelang malam pergantian tahun tidak banyak ditemukan pedagang terompet layaknya tahun lalu.
Baca Juga:Airlangga Hartarto: Selamat Tahun Baru dan Imbau Masyarakat Tetap di Rumah