- Pelaku AS menembak korban MA di arena sabung ayam Mesuji karena tidak terima hasil pertandingan pada Selasa (1/9/2026).
- Akibat tembakan senjata api rakitan dari jarak dekat tersebut, korban menderita luka parah dan dilarikan ke rumah sakit.
- Setelah buru selama 17 hari, pelaku AS akhirnya menyerahkan diri ke Polres Mesuji didampingi pihak keluarga pada Jumat (18/9/2026).
SuaraLampung.id - Pelarian AS (44), pelaku aksi koboi di arena judi sabung ayam yang menggemparkan Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Mesuji, akhirnya terhenti.
Nyali pria yang sempat buron usai menembak lawannya secara brutal ini menciut hingga memilih menyerahkan diri ke Mapolres Mesuji dengan diantar keluarganya.
Korban penembakan diketahui berinisial MA (49), warga Desa Gajah Mati, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Akibat peluru dari senjata api rakitan (senpira) milik pelaku, korban menderita luka tembak parah di lengan dan ketiak kanan hingga dilarikan ke rumah sakit di Palembang.
Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus, membeberkan bahwa aksi penembakan brutal itu dipicu hal sepele. Pelaku tak terima hasil adu ayam.
Peristiwa mencekam ini bermula pada Selasa (1/9/2026) sore di sebuah gelanggang sabung ayam. Sekitar pukul 15.45 WIB, laga ayam milik pelaku AS selesai diadu. Sang wasit, berinisial D, kemudian memutuskan laga tersebut berakhir seri (draw).
Tak terima dengan keputusan itu, AS kalap. Ia langsung membanting ayam aduan miliknya sendiri ke tanah. Cekcok mulut pun pecah saat wasit D menghampirinya.
Emosi AS kian tak terkendali. Dia mencabut senjata api rakitan yang terselip di pinggangnya dan menodongkannya ke arah wasit.
Kendati keributan itu sempat dilerai penonton dan wasit D diamankan ke luar gelanggang, situasi justru makin memanas saat terdengar suara letusan senjata dari luar arena.
Baca Juga: Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung
Mendengar letusan itu, korban MA bersama HA (kakak sang wasit) berniat masuk ke gelanggang untuk memastikan keselamatan D.
Namun nahas, saat langkah mereka tertahan pagar pembatas besi, korban langsung berhadapan muka dengan pelaku AS yang tengah menenteng senpira.
"Dari jarak yang sangat dekat, hanya sekitar dua meter, pelaku langsung mengarahkan moncong senjata dan menembak tubuh korban berkali-kali. Korban sempat berusaha menghindar ke kiri, namun peluru tetap bersarang di tubuhnya hingga ia tersungkur bersimbah darah," terang AKBP Firdaus.
Tak hanya AS, dua orang rekannya berinisial AN dan J dilaporkan turut melepaskan tembakan ke arah korban. AS bahkan sempat menembakkan senpinya ke arah HA, beruntung tembakan tersebut meleset. Para pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.
Setelah 17 hari dalam perburuan polisi, AS akhirnya menyerah. Pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, pelaku dengan wajah tertunduk mendatangi Sat Reskrim Polres Mesuji dengan didampingi keluarga.
Kepada penyidik, AS mengakui semua perbuatan biadabnya. Ia berdalih senjata api rakitan yang dipakainya telah dibuang ke sungai saat melarikan diri.
Berita Terkait
-
Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung
-
Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi
-
Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi
-
Senjata Masih Terselempang di Tubuh, Mengapa Brida Rizky Ditemukan Tewas di Sungai Mesuji?
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter
-
BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir
-
Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up
-
Pestapora 2026 di JIEXPO: Info Tiket & Promo Kartu Kredit BRI
-
Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang