- Dua pria asal Tanggamus mencuri sepeda motor di minimarket Bandar Lampung pada Senin siang.
- Polisi berhasil melacak lokasi motor korban berbekal sistem GPS dalam waktu dua jam.
- Petugas meringkus pelaku bersama barang bukti di kontrakan dan kini mengembangkan kasus tersebut.
SuaraLampung.id - Bagi Zuli Yanggi (26) dan Darul Ulum (27), membawa lari sebuah Honda Beat dari parkiran minimarket mungkin terasa seperti hal mudah.
Namun, kedua pria asal Tanggamus ini tak sadar bahwa motor yang mereka gasak sedang "berbicara" langsung dengan polisi.
Senin (31/8/2026) siang, sekitar pukul 12.45 WIB, seorang warga kehilangan motornya saat asyik berbelanja di Alfamart, Jalan Zulkarnain Subing, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung.
Meski sempat mencoba mengejar pelaku yang melesat hilang, korban tak panik berlebih. Ia punya senjata rahasia berupa GPS yang tertanam di dalam motornya.
Hanya berselang menit setelah laporan diterima, tim dari Polsek Teluk Betung Timur langsung memantau layar koordinat. Alih-alih melakukan patroli buta, polisi bergerak presisi mengikuti titik merah yang bergerak di peta digital.
Titik itu akhirnya berhenti di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jalan Raden Gunawan, Gang Melati II, Rajabasa. Tanpa membuang waktu, petugas mengepung lokasi tersebut.
"Kurang lebih dua jam setelah kejadian, sekitar pukul 15.00 WIB, petugas mendapati sepeda motor berada di dalam kontrakan. Kedua pelaku yang sedang bersantai di sana tak berkutik dan langsung kami amankan," ujar Kapolsek Teluk Betung Timur, AKP Dailami, Selasa (1/9/2026).
Dalam penggeledahan, polisi menemukan alat bukti kunci letter T yang digunakan pelaku untuk merusak kontak motor. Meski menggunakan modus konvensional, para pelaku harus berhadapan dengan sistem pengamanan modern yang membuat pelarian mereka berakhir singkat.
Kini, Zuli dan Darul harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek Teluk Betung Timur. Polisi tidak berhenti sampai di sini, penyelidikan dikembangkan untuk melihat apakah keduanya merupakan bagian dari sindikat spesialis curanmor yang kerap meresahkan warga Bandar Lampung.
Baca Juga: Siap-Siap Macet! Cek Rute Rekayasa Lalin di PKOR Way Halim Sabtu Sore Ini
"Kami masih mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus-kasus lain di wilayah hukum kami," tambah Dailami.
Berita Terkait
-
Siap-Siap Macet! Cek Rute Rekayasa Lalin di PKOR Way Halim Sabtu Sore Ini
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!
-
Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu
-
Niat Awal Cuma Nyolong, Pemuda Pringsewu Rudapaksa Pelajar di Kamar Kos
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Apes! Gara-gara GPS, Dua Maling Motor di Bandar Lampung Tertangkap Hanya dalam 2 Jam
-
Viral Gadis Lampung Mengaku Jadi Korban Perdagangan Orang, Ini Penjelasan Polisi
-
Nasib Gajah Sumatera Usai Karhutla di Way Kambas
-
Home Industry Ekstasi Terbongkar di Perumahan Natar
-
BRI Catat Pertumbuhan Positif, Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026