Wakos Reza Gautama
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:18 WIB
Kebakaran di rumah di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Kamis (13/8/2026) pagi. [Dok Humas Polresta Bandar Lampung]
Baca 10 detik
  • Suryadi mengalami kebakaran saat menyervis sepeda motor di Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, Kamis (13/8/2026).
  • Penyiraman air pada percikan bensin memperbesar api hingga membakar pikap serta melukai tangan dan betis korban.
  • Dua unit pemadam memadamkan api pukul 07.15 WIB, mengakibatkan kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah.

SuaraLampung.id - Niat hati ingin merawat kendaraan agar prima, Suryadi justru harus menghadapi kenyataan pahit. Sebuah rutinitas pagi menyervis sepeda motor berubah menjadi drama kebakaran hebat yang menghanguskan harta benda dan melukai dirinya di Jalan Sultan Agung, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Kamis (13/8/2026).

Sekitar pukul 06.30 WIB, suasana di samping kediaman Sugino awalnya tenang. Suryadi, sang menantu, sedang asyik mengutak-atik sepeda motor Suzuki Thunder miliknya.

Namun, maut tak ada yang tahu. Saat ia mencoba menyalakan mesin dengan cara mengengkol (kick-starter), sebuah percikan api mendadak muncul dari bagian mesin.

Hanya dalam hitungan detik, percikan kecil itu menyambar bahan bakar dan berubah menjadi jilatan api yang ganas. Dalam kondisi panik, Suryadi sempat mencoba memadamkan api dengan air.

Sayangnya, tindakan tersebut justru menjadi bumerang. Bukannya padam, api yang bercampur bahan bakar itu justru semakin liar dan merembet ke kendaraan lain di sekitarnya.

“Api sempat dicoba dipadamkan dengan air, tetapi justru semakin membesar dan menyambar kendaraan lain yang berada di dekat motor,” ujar Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, Jumat (14/8/2026).

Si jago merah tak pilih bulu. Sebuah mobil Suzuki pikap yang terparkir di dekatnya langsung disambar api. Tak hanya itu, sebuah sepeda anak yang berada di sana pun ikut hangus terpanggang.

Suryadi sendiri tak sempat menghindar sepenuhnya. Dia menderita luka bakar di bagian tangan dan betis kirinya sebelum akhirnya berhasil dievakuasi warga ke RS Urip Sumoharjo.

Teriakan minta tolong memecah keheningan pagi, memancing warga sekitar untuk bahu-membahu menjinakkan api dengan alat seadanya sembari menunggu bantuan profesional.

Baca Juga: Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Beruntung, gerak cepat warga dan kedatangan dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Bandar Lampung pada pukul 07.15 WIB berhasil mencegah api merembet lebih jauh ke bangunan utama rumah.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Satu unit mobil, motor, dan sepeda anak kini hanya menyisakan kerangka hitam.

AKP Ono Karyono menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan sumber api.

Load More