- Pria berinisial IS (41) menyetubuhi anak di bawah umur dan memotret korban secara diam-diam di Lampung Utara pada Kamis (23/7/2026).
- Pelaku mengirimkan foto asusila korban kepada anggota keluarga sebagai bentuk intimidasi karena korban sempat menolak keinginannya.
- Unit PPA Polres Lampung Utara berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti dan menjeratnya dengan ancaman hukuman berat.
SuaraLampung.id - Seorang pria berinisial IS (41), warga asal Sumatra Selatan, kini harus mendekam di balik jeruji besi setelah aksi bejatnya terhadap seorang anak di bawah umur berhasil dibongkar oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lampung Utara.
Mimpi buruk bagi korban terjadi pada Kamis pagi (23/7/2026). Memanfaatkan situasi, IS diduga menyelinap masuk ke rumah korban dan melancarkan bujuk rayu mautnya.
Di bawah tekanan tipu daya, korban digiring ke dalam kamar, tempat di mana pelaku melancarkan aksi persetubuhan yang menghancurkan masa depan sang gadis kecil.
Kebejatan IS ternyata tidak berhenti sampai di situ. Seolah tak puas hanya merusak harga diri korban, pelaku juga mengambil foto tanpa busana korban secara diam-diam. Foto-foto tersebut belakangan berubah menjadi senjata mematikan bagi psikologis korban.
Luka semakin dalam ketika IS dengan tega mengirimkan foto-foto asusila tersebut kepada salah seorang anggota keluarga korban.
Aksi nekat ini dilakukan pelaku diduga sebagai bentuk intimidasi atau balas dendam setelah korban mulai berani menolak keinginan pelaku di kemudian hari.
Mendapati kiriman foto yang menghancurkan hati tersebut, keluarga korban tak tinggal diam. Laporan resmi segera dilayangkan ke Polres Lampung Utara. Bergerak cepat dalam hitungan hari, tim Unit II PPA langsung mengendus keberadaan pelaku.
"Benar, tim kami bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial IS," ungkap Kasi Humas Polres Lampung Utara, Iptu Herawati, Rabu (29/7/2026).
Polisi juga telah mengantongi barang bukti krusial berupa hasil visum medis serta pakaian yang dikenakan korban saat kejadian. Bukti-bukti ini memperkuat jeratan hukum bagi sang predator.
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
Kini, IS hanya bisa tertunduk saat menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Lampung Utara. Ia dipersangkakan melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman yang sangat berat.
"Kami berkomitmen menangani perkara perempuan dan anak secara profesional dan tuntas. Perlindungan maksimal bagi korban adalah prioritas kami," tegas Herawati.
Berita Terkait
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Petaka Kencan MiChat: Niat Antar Gadis Pulang, Pemuda di Lampung Utara Malah Ditodong Senpi
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bukan Destinasi Wisata! Pesona Mematikan Gunung Anak Krakatau yang Terlarang Bagi Wisatawan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot