- Pemberian gelar adat kepada Presiden Joko Widodo oleh tokoh adat Lampung menuai polemik di masyarakat luas.
- Lima tokoh adat pendamping Presiden tersebut meliputi Bustami Zainudin, Relly Reagen, Mawardi Rahman, Andi Achmad, dan Abdurachman Sarbini.
- Tiga dari lima tokoh pendamping Presiden merupakan mantan kepala daerah di Lampung yang pernah terseret kasus korupsi.
SuaraLampung.id - Pemberian gelar adat Baginda Pemuka Bangsa kepada Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi) oleh sejumlah tokoh adat Lampung mengundang polemik.
Selain pose menginjak kepala kerbau, yang juga menjadi pembicaraan adalah sosok para tokoh adat yang mendampingi Jokowi saat pemberian gelar adat tersebut.
Diketahui ada 5 tokoh adat yang mendampingi Jokowi di prosesi tersebut. Mereka ialah Sultan Mangku Prajatama II (Bustami Zainudin); Sultan Yang Agung (Relly Reagen); Sultan Seghayo Dipuncak Nur (Mawardi Rahman Harirama); Kanjeng Pengiran Jaya Raja Asli Sepulau Raya (Andi Achmad), dan Sultan Sampurna Jaya (Abdurachman Sarbini Natamenggala).
Dari 5 orang itu, tiga di antaranya adalah mantan kepala daerah di Lampung. Bustami Zainudin pernah menjadi Bupati Way Kanan untuk masa jabatan 2010–2015, Andi Achmad merupakan Bupati Lampung Tengah dua periode dari tahun 2000-1010. Lalu ada Abdurachman Sarbini alias Mance Bupati Tulang Bawang dua periode 2002 hingga 2012.
Rekam jejak ketiganya saat menjabat sebagai orang nomor 1 di kabupaten menjadi sorotan. Sebab mereka pernah terseret dalam pusaran kasus korupsi.
1. Bustami Zainudin
Baru-baru ini Bustami Zainudin harus berhadapan dengan aparat penegak hukum. Anggota DPD RI ini diperiksa sebagai saksi kasus dugaan mafia tanah di kawasan hutan Register 44, Kabupaten Way Kanan.
Pemeriksaan berlangsung selama kurang lebih 12 jam di gedung Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung pada 22 Januari 2026 lalu.
"Dia dimintai klarifikasi terkait dugaan mafia tanah di hutan register," ujar Aspidsus Kejati Lampung, Armen Wijaya kala itu.
Baca Juga: Menjual Pesona Masa Lalu: Misi Besar Bandar Lampung Ubah Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Rupiah
Penyidik Kejati Lampung sedang mendalami dugaan penguasaan lahan di kawasan hutan yang diduga di alih fungsikan menjadi lahan perkebunan yang kini dikelola sebuah pabrik gula sejak tahun 2007.
Menurut Armen, fokus penyelidikan saat ini adalah menelusuri kemungkinan adanya peran kepala daerah dalam proses pengambilan keputusan serta penerbitan izin terkait aktivitas di kawasan hutan tersebut.
"Kami menelusuri peran kepala daerah dalam pengambilan keputusan dan penerbitan izin terkait penguasaan lahan di kawasan hutan. Itu yang kami dalami," tambahnya.
2. Andi Achmad
Andi Achmad adalah mantan terpidana korupsi. Dia terlibat kasus korupsi APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun 2008 senilai Rp28 miliar ketika masih menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah.
Ketika kasus ini bergulir di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Andi Achmad divonis bebas. andi Achmad dinyatakan tidak terbukti bersalah melakukan pemindahan uang APDB ke rekening Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tripanca seperti yang didakwakan oleh jaksa.
Berita Terkait
-
Menjual Pesona Masa Lalu: Misi Besar Bandar Lampung Ubah Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Rupiah
-
Bukan Sekadar Bangunan Tua, Rumah Daswati Diusulkan Jadi Cagar Budaya: Begini Nasibnya Sekarang
-
Momen Kunjungan Jokowi di Lampung Malah Bertemu Adik Kelas UGM, Pernah Naik Gunung Bareng
-
Ritual Menginjak Kepala Kerbau Jadi Sorotan, Ini Makna Prosesi Adat yang Dijalani Jokowi di Lampung
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Serba Hemat di Bulan Kemerdekaan, Cek Promo BRI
-
Jalur Kalirejo-Pringsewu Bakal Mulus Oktober Ini, Beton 31 Cm Siap Hadapi Truk Raksasa
-
Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter