- Pemerintah Provinsi Lampung mencatat tingkat kemantapan jalan provinsi di Lampung Utara kini mencapai 93 persen.
- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengalokasikan anggaran rekonstruksi senilai Rp6,8 miliar untuk menjaga daya tahan jalan.
- Pemerintah menyalurkan dana Rp76 miliar dari skema Inpres Jalan Daerah untuk perbaikan jalan kabupaten pada akhir Oktober 2026.
SuaraLampung.id - Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Lampung Utara mengalami lompatan signifikan. Pemerintah Provinsi Lampung mencatat, tingkat kemantapan jalan provinsi di wilayah tersebut kini telah menembus angka 93 persen dari total panjang 156 kilometer.
Tak berhenti di situ, konektivitas di Lampung Utara bakal makin mulus menyusul kucuran dana segar senilai Rp76 miliar yang siap digelontorkan untuk perbaikan jalan kabupaten pada akhir Oktober ini.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa aksesibilitas jalan merupakan hak mendasar warga yang langsung memengaruhi denyut nadi perekonomian, pendidikan, hingga mobilitas logistik antardaerah.
"Perbaikan jalan itu harga mati, tidak bisa ditawar. Ini menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Jalan adalah urat nadi utama ekonomi dan sosial. Kalau jalannya mantap, perputaran ekonomi otomatis melesat," tegas Mirza, Selasa (29/9/2026).
Dari total 156 kilometer jalan kewenangan provinsi di Lampung Utara, Pemprov telah mengalokasikan anggaran rekonstruksi sebesar Rp6,8 miliar demi memastikan daya tahan jalan siap menampung lalu lintas barang dan jasa.
Sementara sisa tujuh persen ruas jalan yang belum tertangani dipastikan masuk dalam daftar prioritas perbaikan tahun depan.
"Tujuh persen yang belum mantap ini akan terus kami dorong agar tuntas tahun depan. Target kita adalah konektivitas yang merata dan tuntas," tambahnya.
Kabar baik lainnya, sinergi antara Pemprov Lampung, Pemkab Lampung Utara, dan pemerintah pusat melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD) membuahkan hasil konkret. Anggaran jumbo sebesar Rp76 miliar berhasil dikantongi untuk membenahi ruas jalan penghubung tingkat kabupaten.
"Pengerjaan jalan kabupaten senilai Rp76 miliar ini mulai dieksekusi akhir Oktober. Kuncinya ada pada kolaborasi; pusat, provinsi, dan kabupaten harus tersambung dalam satu garis lurus agar tidak ada lagi kawasan yang terisolasi," pungkas Mirza. (ANTARA)
Baca Juga: Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS
Berita Terkait
-
Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS
-
Petaka Api Cemburu: Pria di Lampung Utara Tega Aniaya Kekasih hingga Tewas
-
Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total
-
Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tembus 93 Persen Mulus, Lampung Utara Bakal Diguyur Proyek Jalan Rp76 Miliar Akhir Oktober
-
3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
-
Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi
-
Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur
-
Peras Perangkat Desa Jutaan Rupiah Pakai Dalih Hapus Berita, Kedok 2 Wartawan Bodong Terbongkar