Wakos Reza Gautama
Selasa, 22 September 2026 | 16:21 WIB
Kecelakaan beruntun melibatkan truk Fuso, sejumlah sepeda motor, dan minibus terjadi di Jalan Pramuka, tepat di depan Sekolah Baitul Jannah, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Selasa (22/9/2026) pagi. [IST]
Baca 10 detik
  • Truk Fuso mengalami rem blong dan menabrak beberapa kendaraan di Jalan Pramuka, Bandar Lampung, pada Selasa pagi (22/9/2026).
  • Kecelakaan beruntun tersebut mengakibatkan kendaraan ringsek, korban dilarikan ke rumah sakit, serta kemacetan lalu lintas parah.
  • Kasatlantas Polresta Bandar Lampung Kompol Yurike menyatakan pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.

SuaraLampung.id - Kepanikan luar biasa pecah di Jalan Pramuka, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Selasa (22/9/2026) pagi. Tepat di depan gerbang Sekolah Baitul Jannah, sebuah truk Fuso berwarna oranye melaju liar dan menyapu rentetan kendaraan di depannya dalam sebuah kecelakaan beruntun yang mengerikan.

Insiden yang terjadi saat jam padat aktivitas pagi tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Dalam rekaman video yang beredar, truk berbadan bongsor itu terlihat meluncur tanpa kendali, diduga kuat akibat rem blong, lalu menghantam minibus dan beberapa unit sepeda motor yang tengah melintas.

Dentuman keras tabrakan seketika membuat sejumlah motor ringsek tak berbentuk di kolong kendaraan, sementara pecahan kaca dan bodi mobil berhamburan ke aspal.

Warga dan pengendara yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan memberikan pertolongan darurat. Beberapa korban yang terkapar segera dievakuasi dari puing-puing kendaraan untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kecelakaan karambol ini juga sempat melumpuhkan arus lalu lintas di ruas utama Jalan Pramuka Kemiling akibat bangkai kendaraan yang melintang di tengah badan jalan.

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Yurike Ade Purwanti, membenarkan insiden berdarah di depan kompleks persekolahan tersebut.

Pihaknya langsung menerjunkan personel Unit Penegakan Hukum (Gakkum) ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengatur lalu lintas dan menyelidiki musibah itu.

"Anggota sudah di TKP untuk olah tempat kejadian dan memeriksa saksi-saksi. Sebagian personel saat ini juga masih disebar ke rumah sakit guna mendata jumlah pasti serta kondisi para korban," terang Kompol Yurike.

Baca Juga: Truk Ekspedisi Mundur Mendadak di Bandar Lampung: Hantam Pom Mini, Warung Kelontong Ludes Terbakar

Mengenai pemicu kecelakaan, kepolisian belum menarik kesimpulan mutlak kendati dugaan awal mengarah pada kegagalan sistem pengereman truk.

"Dugaan rem blong masih kami dalami melalui uji teknis kendaraan nanti. Bukti rekaman CCTV di lokasi sudah kami amankan untuk memperjelas kronologi peristiwa. Prosesnya masih dalam tahap penyelidikan intensif," tandasnya.

Load More