Wakos Reza Gautama
Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:07 WIB
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti meminta warga menjawab jujur pertanyaan petugas Sensus Ekonomi 2026. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • BPS RI mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026 di Lampung untuk memetakan aktivitas ekonomi seluruh pelaku usaha secara menyeluruh.
  • Sebanyak 8.619 petugas dikerahkan untuk mendata seluruh sektor usaha demi menjamin akurasi data yang jujur dan inklusif.
  • Hasil sensus akan dijadikan kompas pemerintah dalam merumuskan kebijakan strategis pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

SuaraLampung.id - Menjelang perhelatan besar Sensus Ekonomi 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) RI mengirimkan pesan kuat dari Bumi Ruwa Jurai. Keberhasilan potret ekonomi bangsa dua tahun mendatang kini berada sepenuhnya di tangan masyarakat.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar rutinitas sepuluh tahunan. Ini adalah pertaruhan untuk melihat wajah asli ekonomi kita.

"Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi mengenai aktivitas ekonomi yang dijalankan," tegas Amalia saat berada di Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026).

Baginya, satu jawaban yang tidak jujur atau satu usaha yang tersembunyi bisa merusak akurasi kebijakan negara. Amalia mengingatkan bahwa di tahun 2026 nanti, prinsip utamanya adalah no one left behind. Tidak boleh ada satu pun pedagang kaki lima hingga perusahaan besar yang luput dari catatan petugas.

"Semua harus tercatat tanpa terkecuali. Setiap aktivitas ekonomi, sekecil apa pun, memiliki arti penting bagi nadi perekonomian Lampung hingga Indonesia," imbuhnya.

Untuk memastikan misi besar ini berjalan mulus, Lampung akan menjadi salah satu medan tempur data yang krusial. Sebanyak 8.619 petugas sensus bersiap diterjunkan.

Mereka akan menyisir 15 kabupaten/kota, mengetuk pintu-pintu pelaku usaha, dan menggali informasi di balik hiruk-pikuk pasar hingga kesunyian industri rumahan.

Amalia menyebut ribuan petugas ini sebagai ujung tombak negara. Integritas mereka akan diuji untuk menyajikan potret ekonomi yang benar-benar jernih, bukan sekadar angka yang indah di laporan.

Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi kompas bagi pemerintah. Dari data inilah kebijakan tentang bantuan UMKM, pengembangan daya saing daerah, hingga strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat dirumuskan.

Baca Juga: Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa

Melalui kolaborasi antara kejujuran warga dan dedikasi petugas, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghadirkan peta jalan yang kuat untuk masa depan. (ANTARA)

Load More