- Pelaku berinisial BM (58) ditangkap polisi di Seputih Mataram, Lampung Tengah, atas tindakan kekerasan seksual terhadap keponakannya sendiri.
- Aksi bejat pelaku dilakukan sejak korban kelas 3 SD melalui modus pemberian uang dan makanan ringan selama bertahun-tahun.
- Kasus terungkap setelah korban melapor kepada ibunya, sehingga pelaku berhasil diringkus pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kriminalnya.
SuaraLampung.id - Selembar uang lima ribu rupiah dan iming-iming makanan ringan bagi seorang anak kelas 3 SD adalah sebuah kegembiraan besar.
Namun, bagi seorang gadis kecil di Seputih Mataram, Lampung Tengah, dua hal itu justru menjadi pintu masuk menuju labirin mimpi buruk yang mengunci masa kecilnya selama enam tahun lamanya.
Rahasia kelam itu akhirnya meledak. BM (58), seorang paman, kini harus menghadapi kenyataan pahit di balik jeruji besi.
Ia ditangkap Tim Tekab 308 Presisi Polsek Seputih Mataram setelah diduga kuat melakukan aksi predator seksual terhadap keponakannya sendiri sejak korban masih berusia 10 tahun.
Kisah pilu ini bermula saat korban masih duduk di bangku kelas 3 SD. Dengan memanfaatkan kepolosan sang keponakan, BM memulai aksi bejatnya dengan modus rayuan uang jajan dan makanan.
Di bawah tekanan dan manipulasi, korban dibawa ke berbagai tempat, mulai dari rumah yang sepi hingga area perkebunan singkong yang jauh dari pantauan warga.
"Kejahatan ini sudah berlangsung lama. Awalnya pelaku melakukan perbuatan cabul, namun seiring bertambahnya usia korban, aksi itu meningkat menjadi persetubuhan berulang sejak korban duduk di kelas 8 SMP atau sekitar tahun 2024," ujar Kapolsek Seputih Mataram, AKP Junaidi, Jumat (26/6/2026).
Aksi bejat terakhir BM dilakukan pada Selasa (26/5/2026) pagi di rumah korban sendiri. Namun, kali ini benteng kesabaran korban runtuh. Luka batin yang selama bertahun-tahun dipendam akhirnya tumpah dalam sebuah pengakuan jujur kepada sang ibu.
Bak disambar petir di siang bolong, sang ibu yang mendengar pengakuan memilukan anaknya tak tinggal diam. Ia langsung menyeret kasus ini ke ranah hukum dengan melapor ke Polsek Seputih Mataram.
Baca Juga: Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
Menyadari kejahatannya telah terendus, BM sempat mencoba melarikan diri. Namun, ketangkasan Tim Tekab 308 Presisi tidak memberikan ruang bagi sang paman predator. Setelah melakukan pengejaran intensif, polisi akhirnya berhasil meringkus BM pada Jumat (19/6/2026).
"Pelaku sempat kabur, namun akhirnya berhasil kami amankan beserta barang bukti berupa pakaian korban," tegas AKP Junaidi.
Berita Terkait
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah
-
Kepala Toko Ikan Asin di Lampung Tengah Gondol Rp176 Juta di Brangkas, Berakhir di Penjara
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas