Wakos Reza Gautama
Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:32 WIB
Tim SAR Gabungan mengevakuasi mayat di Sungai Rejosari, Lampung Tengah, Kamis (25/6/2026). [Dok Kantor SAR Lampung]
Baca 10 detik
  • Wawan Wibowo ditemukan meninggal dunia di Sungai Rejosari, Lampung Tengah, pada Kamis, 25 Juni 2026 sore.
  • Korban sempat dilaporkan hilang setelah pergi menjala ikan di sungai tersebut pada Rabu, 24 Juni 2026.
  • Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban sejauh 20 meter dari lokasi awal dan mengakhiri operasi pencarian.

SuaraLampung.id - Matahari mulai condong ke barat di langit Kampung Rejosari Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, namun kecemasan di hati keluarga Wawan Wibowo (40) justru kian memuncak.

Harapan untuk melihat pria paruh baya itu pulang membawa hasil jalaan ikan seketika luruh, berganti isak tangis saat Tim SAR Gabungan menemukan tubuhnya terbujur kaku di aliran Sungai Rejosari, Kamis (25/6/2026) sore.

Tragedi ini bermula pada Rabu (24/6/2026) siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Wawan, yang dikenal warga sebagai sosok yang gemar menjala ikan, pamit menuju sungai. Namun, hingga senja berganti malam, langkah kakinya tak kunjung terdengar di depan pintu rumah.

Keluarga yang mulai diliputi kegelisahan mencoba mencari secara mandiri. Di tepian sungai yang sunyi, mereka hanya menemukan barang-barang milik Wawan yang tertinggal.

Benda-benda itu seolah menjadi saksi bisu bahwa sang pencari ikan telah mengalami musibah di tengah derasnya arus sungai.

Laporan kehilangan baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung pada Kamis (25/6/2026) pagi pukul 09.30 WIB. Tak butuh waktu lama, satu tim rescue segera dikerahkan menembus jarak menuju lokasi kejadian.

"Kami langsung melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan dan melakukan asesmen untuk menentukan metode pencarian yang paling efektif," ujar Wadantim Rescuer, Akhmad Hikmah Iman.

Pencarian berlangsung intens. Perahu karet membelah aliran sungai, menyisir setiap sudut dan titik-titik yang dicurigai.

Personel dari Basarnas, Babinsa, Polsek Seputih Mataram, hingga relawan NU-Care Lazisnu dan masyarakat setempat bahu-membahu melawan waktu.

Baca Juga: Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis

Setelah berjam-jam menyisir sungai, upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 17.40 WIB. Namun, takdir berkata lain.

Tubuh Wawan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, hanya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi awal ia diduga tenggelam.

"Korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka," tambah Iman. Dengan ditemukannya Wawan, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 18.30 WIB.

Load More