- Warga Pekon Kali Sari, Tanggamus, melaporkan penemuan jejak dan sarang satwa liar di area perkebunan jengkol pada Senin, 15 Juni 2026.
- Polsek Wonosobo menemukan bukti fisik berupa bekas cakaran pohon dan berkoordinasi dengan BKSDA Lampung untuk identifikasi jenis satwa tersebut.
- Kepolisian mengimbau warga tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan serta dilarang bertindak sendiri guna menjamin keselamatan bersama di lokasi tersebut.
SuaraLampung.id - Kabar kemunculan yang diduga seekor beruang liar di area perkebunan Pekon Kali Sari, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Senin (15/6/2026) menjadi perbincangan hangat sekaligus momok bagi warga setempat.
Bukan sekadar kabar burung, jejak kehadiran sang penghuni hutan ini mulai ditemukan secara nyata di antara pepohonan jengkol milik warga.
Kehebohan bermula saat seorang warga tak sengaja berpapasan dengan seekor hewan berukuran sedang yang tengah asyik berada di bawah pohon jengkol, tak jauh dari aliran sungai. Kejadian ini segera dilaporkan dan direspons cepat oleh jajaran Polsek Wonosobo.
Tim kepolisian yang dipimpin Kanit Intel Aipda Fuad Hamidi bersama personel Bhabinkamtibmas melakukan penelusuran di Dusun 2 RT 2, Pekon Kali Sari. Hasilnya petugas menemukan bukti-bukti fisik yang menguatkan laporan warga.
"Di lokasi tersebut, kami menemukan bekas cakaran tajam pada batang pohon. Bahkan, ada tanda-tanda yang diduga kuat sebagai sarang di atas dahan pohon jengkol tersebut," ungkap Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona Laila, Selasa (16/6/2026).
Polsek Wonosobo tak ingin gegabah dalam menyimpulkan jenis satwa tersebut. Untuk memastikan apakah hewan itu benar-benar beruang madu atau satwa liar lainnya, kepolisian langsung bergerak melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung.
"Koordinasi dengan BKSDA sangat diperlukan untuk identifikasi yang tepat. Kami ingin memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga, namun di sisi lain, penanganan terhadap satwa liar ini harus dilakukan sesuai prosedur perlindungan hewan yang berlaku," jelas Iptu Primadona.
Munculnya satwa liar di dekat permukiman sering kali memicu respons beragam dari masyarakat, mulai dari ketakutan hingga keinginan untuk memburu. Namun, Kapolsek memberikan imbauan keras agar warga tetap tenang dan tidak bertindak sendiri.
"Kami minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di kebun. Jangan mendekati, apalagi mencoba menangkap satwa tersebut. Tindakan gegabah bisa membahayakan diri sendiri maupun kelestarian satwa itu," tegasnya.
Baca Juga: Rem Blong di Tikungan Maut Leter S, Sopir Tronton Angkut Pipa PGE Pilih Tabrak Tebing
Berita Terkait
-
Rem Blong di Tikungan Maut Leter S, Sopir Tronton Angkut Pipa PGE Pilih Tabrak Tebing
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu
-
24 Jam Menghilang, Lansia di Tanggamus Ditemukan Tak Bernyawa di Dasar Sumur 16 Meter
-
Menyingkap Misteri Getaran Ulubelu: PGE Gandeng Unila Teliti Gempa Mikro yang Sering Terjadi
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam
-
Akselerasi Pembiayaan Perumahan, BRI Catat Penyaluran KPP Rp12 Triliun
-
Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta
-
Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk
-
Modus Kencan Berujung Petaka: Diajak Makan Malam, Gadis di Metro Dirudapaksa Kenalan di Kamar