- Vicky Humaedi menabrakkan truk tronton ke tebing di Jalan Leter S, Tanggamus, pada Sabtu (13/6/2026) akibat rem blong.
- Tindakan sopir tersebut berhasil mencegah kecelakaan fatal saat melintasi jalur turunan tajam dan tikungan di Pulau Panggung.
- Evakuasi bangkai truk membutuhkan waktu 30 jam menggunakan alat berat hingga jalan kembali normal pada Minggu pagi.
SuaraLampung.id - Kegelapan dini hari di ruas Jalan Raya Leter S, Pekon Talang Jawa, Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus, menjadi situasi hidup dan mati bagi Vicky Humaedi (44).
Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 01.30 WIB, truk tronton MAN pengangkut pipa bor raksasa yang dikemudikannya kehilangan daya henti. Rem blong di tengah turunan tajam dan tikungan maut Leter S.
Di hadapan kemudi, Vicky dihadapkan pada pilihan sulit antara membiarkan kendaraan meluncur tak terkendali di jalur ekstrem, atau mengambil langkah nekat demi menyelamatkan nyawa.
Sadar bahwa truk bermuatan material milik Pertamina Geothermal Energy (PGE) Ulubelu itu tak lagi bisa dijinakkan, Vicky memutar kemudi ke kiri dengan tajam.
Dentuman keras memecah kesunyian malam saat hidung truk menghantam tebing jalan. Langkah heroik namun berisiko ini terbukti ampuh. Kendaraan terhenti sebelum menelan korban jiwa atau terperosok ke jurang yang lebih dalam.
"Berdasarkan keterangan sopir, kendaraan mengalami gagal pengereman. Beruntung tidak ada korban jiwa karena sopir sigap mengambil lajur kiri hingga menabrak tebing," ujar Kapolsek Pulau Panggung, Iptu Suamin, Senin (15/6/2026)
Meski nyawa selamat, drama belum berakhir. Tronton bernomor polisi B 9836 UIZ itu tersangkut dalam posisi yang menyulitkan pengguna jalan lain.
Pipa-pipa bor yang berat dan bagian kepala truk yang ringsek menutup sebagian besar badan jalan di tikungan sempit tersebut.
Proses evakuasi bukan perkara mudah. Dibutuhkan waktu hampir 30 jam, alat berat, dan kerja keras tim gabungan untuk menyingkirkan raksasa besi tersebut dari jalur utama.
Baca Juga: Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu
Proses evakuasi dilakukan bertahap. Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB, tim kembali berjibaku di tengah cuaca perbukitan yang dingin.
"Evakuasi membutuhkan waktu lama karena bagian kepala truk dan sisa muatan besi masih terhalang. Kami harus menanganinya secara perlahan menggunakan alat berat," tambah Iptu Suamin.
Setelah melalui malam yang panjang dengan sistem buka-tutup jalan, perjuangan tim gabungan akhirnya membuahkan hasil.
Pada Minggu (14/6/2026) pukul 06.50 WIB, jalur Leter S resmi dinyatakan bersih dan kembali dapat dilalui secara normal.
Meski jalur telah lancar, Iptu Suamin tak bosan-bosannya memberikan peringatan keras bagi para pengemudi yang melintasi kawasan tersebut. Jalur Leter S Pekon Talang Jawa dikenal memiliki kontur yang menantang dan kerap memakan korban jika kendaraan tidak dalam kondisi prima.
"Pastikan kondisi kendaraan benar-benar laik jalan, terutama sistem pengereman. Di jalur perbukitan dan tikungan tajam seperti ini, kewaspadaan adalah kunci utama keselamatan," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu
-
Avanza Terbalik Usai Tabrak Truk di Tol Bakter, 3 Nyawa Melayang Seketika
-
24 Jam Menghilang, Lansia di Tanggamus Ditemukan Tak Bernyawa di Dasar Sumur 16 Meter
-
Menyingkap Misteri Getaran Ulubelu: PGE Gandeng Unila Teliti Gempa Mikro yang Sering Terjadi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus