- Tim Tekab 308 Polres Lampung Tengah menangkap buronan AYN di Kampung Tanjung Ratu pada Jumat, 29 Mei 2026.
- AYN sebelumnya menjadi DPO sejak 2020 akibat kasus pencurian uang tunai dan ponsel di Kecamatan Kota Gajah.
- Selain kasus lama, polisi menyelidiki dugaan keterlibatan AYN dalam serangkaian aksi pencurian kendaraan bermotor selama 2025 hingga 2026.
SuaraLampung.id - Waktu boleh berlalu, musim mungkin berganti, namun bagi hukum, sebuah kesalahan tidak akan pernah kedaluwarsa. Itulah yang dialami oleh AYN (38).
Setelah hampir enam tahun hidup dalam bayang-bayang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), jejak pelariannya akhirnya terhenti di tangan Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah.
AYN, warga Kecamatan Way Pengubuan, tak lagi bisa mengelak saat petugas menjemputnya di Kampung Tanjung Ratu pada Jumat (29/5/2026). Penangkapan ini mengakhiri teka-teki keberadaannya yang raib sejak tahun 2020 lalu.
Jejak kriminal AYN bermula pada 28 Juli 2020 di wilayah Kecamatan Kota Gajah. Kala itu, ia bersama tiga rekannya menyatroni rumah seorang warga berinisial SO (67).
Dengan cara mencongkel jendela di keheningan dini hari, mereka berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp45 juta dan satu unit ponsel.
Satu per satu rekan AYN jatuh ke tangan polisi tak lama setelah kejadian. Namun, AYN tergolong licin. Ia berhasil menghilang, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, menghindari radar petugas hingga lebih dari setengah dekade.
Kejutan besar muncul saat AYN menjalani pemeriksaan di Mapolres Lampung Tengah. Ternyata, selama masa pelariannya, pria berusia 38 tahun ini tidak benar-benar bertaubat atau sekadar "tiarap".
Berdasarkan pengakuannya kepada penyidik, AYN diduga kembali terlibat dalam serentetan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Lampung Tengah sepanjang tahun 2025 hingga 2026. Rupanya, status DPO tidak menghentikan hasratnya untuk terus melanggar hukum.
"Penyidik masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lainnya. Jejaknya di tahun 2025 dan 2026 kini menjadi fokus pengembangan kami," ungkap Kasi Humas Polres Lampung Tengah, AKP Yakub Samsudin, Sabtu (30/5/2026).
Baca Juga: Kamuflase di Balik Kemudi Mobil: Akhir Pelarian Geng Curanmor Spesialis Hotel di Bandar Lampung
Penangkapan yang dipimpin oleh Kanit 1 Ipda Ambari ini berjalan taktis. AYN ditangkap tanpa perlawanan berarti. Menariknya, petugas juga mengamankan sebuah jaket yang diduga kuat digunakan pelaku saat melakukan aksi pencurian enam tahun silam.
Kini, AYN harus bersiap menghadapi dinginnya sel tahanan dengan jeratan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP baru).
Berita Terkait
-
Kamuflase di Balik Kemudi Mobil: Akhir Pelarian Geng Curanmor Spesialis Hotel di Bandar Lampung
-
Tekab 308 Patahkan Pelarian Pelaku Curanmor Bersenpi yang Teror Bandar Lampung
-
Satu Tertangkap, Satu Menyerah: Drama Pelarian Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Metro Berakhir
-
Apes! Pelaku Curanmor di Lampung Tengah Malah Terjungkal dan Berakhir di RS
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun