- Dua pelaku berinisial JD dan RA ditangkap Polresta Bandar Lampung karena terlibat jaringan pencurian motor di berbagai hotel.
- Para pelaku menggunakan mobil untuk memantau sasaran dan berhasil mencuri dua sepeda motor di hotel kawasan Enggal.
- Setelah sempat menabrak petugas keamanan, polisi melumpuhkan pelaku dan mengungkap keterlibatan mereka dalam sepuluh aksi pencurian lainnya.
SuaraLampung.id - Bagi banyak orang, melihat sebuah mobil perlahan memasuki area parkir hotel atau penginapan adalah pemandangan biasa. Tak ada curiga, tak ada waswas. Namun, bagi JD (18) dan RA (25), kemudi mobil adalah "topeng" sempurna untuk menyembunyikan niat jahat mereka.
Dua pemuda asal Bumi Waras ini adalah bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah meresahkan warga Bandar Lampung.
Alih-alih menggunakan motor curian untuk berkeliling, mereka justru bergaya layaknya tamu hotel dengan mengendarai mobil saat mengincar sasaran.
Strategi komplotan ini terbilang licin. Dengan menggunakan mobil, mereka bisa dengan bebas memantau situasi di area parkir hotel, penginapan, hingga rumah kos tanpa memicu kecurigaan petugas keamanan (satpam).
"Mereka menggunakan mobil untuk berkeliling mencari sasaran agar tidak menimbulkan kecurigaan. Pelaku merupakan jaringan curanmor yang memang mengincar area parkir hotel dan penginapan," ungkap Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, Sabtu (30/5/2026).
Di dalam organisasi kecil ini, peran telah dibagi rapi. JD dan RA bertugas sebagai "pemandu bakat" yang menentukan motor mana yang akan dipetik.
Sementara itu, tiga rekan mereka yang kini masih buron bertindak sebagai eksekutor yang mematahkan kunci motor menggunakan kunci letter T.
Sepak terjang komplotan ini mencapai puncaknya pada Jumat (29/5/2026) dini hari di sebuah hotel di Jalan Raden Intan, Kecamatan Enggal. Tidak tanggung-tanggung, mereka mengincar dua unit sepeda motor sekaligus milik tamu hotel.
Namun, aksi kali ini tidak berjalan mulus. Saat hendak membawa kabur motor curian, kehadiran mereka tercium petugas keamanan hotel.
Baca Juga: Geger Pocong Ketuk Pintu di Bandar Lampung, Modus Rampok atau Iseng? Polisi Beri Jawaban Menohok
Terdesak dan panik, para pelaku nekat menerobos palang pintu. Bahkan, mereka dengan beringas menabrak petugas keamanan yang mencoba menghalangi jalan.
"Saat hendak melarikan diri, para pelaku sempat menerobos dan menabrak petugas keamanan. Mereka berhasil membawa kabur dua unit motor sekaligus dalam aksi terakhirnya tersebut," tambah Kompol Gigih.
Keberanian mereka menantang hukum segera dibayar tunai. Tim gabungan Polresta Bandar Lampung yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Hanya dalam hitungan jam setelah kejadian di Enggal, persembunyian JD dan RA berhasil terendus.
Aksi kejar-kejaran kembali terjadi saat penangkapan. Karena mencoba melawan dan melarikan diri dari sergapan petugas, polisi terpaksa melepaskan timah panas melalui tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan kedua pelaku.
Hasil pemeriksaan sementara mengejutkan. JD dan RA mengaku telah beraksi di sedikitnya 10 lokasi berbeda di seantero Bandar Lampung. Hotel dan penginapan selalu menjadi target utama karena dianggap memiliki nilai barang jarahan yang lebih tinggi.
Kini, JD dan RA harus mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara itu, tiga eksekutor lainnya kini tengah diburu dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Berita Terkait
-
Geger Pocong Ketuk Pintu di Bandar Lampung, Modus Rampok atau Iseng? Polisi Beri Jawaban Menohok
-
Rumah Daswati: Menghidupkan Kembali Nadi Sejarah di Jantung Kota Bandar Lampung
-
Tekab 308 Patahkan Pelarian Pelaku Curanmor Bersenpi yang Teror Bandar Lampung
-
Mobil Listrik Mulai Padati Bandar Lampung: Dishub Pertimbangkan Miliki Alat Uji KIR Khusus
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Maut di Perlintasan Negarabatin: Mobil Alya Tertemper Kereta Api, 2 Pelajar Tewas
-
Spesialis Pencuri Modem WiFi di Bandar Lampung Sudah Beraksi di 15 Lokasi
-
Hari Pajak, BRI Catat Setoran Rp19,1 Triliun Kepada Negara Pada Kuartal I 2026
-
ORI030 Hadir di BRI, Berikan Peluang Investasi dengan Kupon hingga 7,00%
-
Gunung Anak Krakatau Batuk 19 Kali, Jalur Merak-Bakauheni Masih Normal