- Tim gabungan menggagalkan penyelundupan 36 kilogram sabu-sabu di Pelabuhan Bakauheni pada 15 hingga 16 April 2026.
- Petugas menangkap empat kurir yang menyembunyikan narkotika menggunakan modus ruang rahasia pada dua unit kendaraan pribadi.
- Sepanjang tahun 2026, otoritas telah menyita total 117,8 kilogram sabu-sabu serta berbagai jenis narkotika terlarang lainnya.
SuaraLampung.id - Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, kembali membuktikan dirinya sebagai medan pertempuran paling sengit dalam perang melawan narkotika di Indonesia.
Dalam kurun waktu kurang dari 48 jam, ketajaman insting tim gabungan berhasil meruntuhkan taktik licik penyelundup yang mencoba meloloskan 36 kilogram sabu-sabu menuju Pulau Jawa.
Operasi senyap yang melibatkan Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Bareskrim Polri, hingga Unit K9 ini menjadi bukti bahwa sinergi antarlembaga bukan sekadar jargon, melainkan benteng pertahanan yang nyata.
Drama dimulai pada Rabu (15/4/2026). Di tengah hiruk-pikuk arus kendaraan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, sebuah mobil pribadi tampak mencurigakan. Petugas tidak terkecoh oleh penampilan luar kendaraan tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas menemukan modus false concealment yang sangat rapi. Sebanyak 29 kilogram sabu-sabu disembunyikan di dalam rongga pintu kiri dan kanan mobil.
Modus ini sengaja dirancang untuk menciptakan ruang palsu guna mengelabui pemeriksaan visual maupun sinar-X. Namun, di hadapan tim gabungan, "ruang rahasia" itu terbongkar. Dua orang kurir pun tak berkutik saat dibekuk di tempat.
Belum reda ketegangan hari pertama, Kamis (16/4/2026) petugas kembali mencium aroma mencurigakan dari kendaraan lain yang hendak menyeberang. Kali ini, penyelundup mencoba peruntungan dengan menyembunyikan tujuh kilogram sabu di bawah kursi depan kendaraan.
"Dua orang kembali kami amankan. Ini adalah hasil dari kewaspadaan tinggi dan penguatan pengawasan di jalur lintas strategis," ujar Kepala Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat, Bier Budy Kismulyanto, dalam konferensi pers di Bandar Lampung, Senin (20/4/2026).
Tangkapan 36 kilogram ini hanyalah puncak gunung es dari ancaman narkotika yang mengintai Lampung. Bier memaparkan data yang mengejutkan.
Baca Juga: 3 Tahun Terjebak 'Neraka' di Perairan Papua: Kisah Pilu ABK Lampung Selatan Korban Perbudakan
Sepanjang Triwulan I hingga April 2026, total sabu-sabu yang berhasil disita mencapai angka fantastis, yakni 117,8 kilogram.
Tak hanya sabu, petugas juga telah mengamankan 20 kg ganja, 15.000 butir ekstasi, hingga berbagai jenis psikotropika lainnya dalam kurun waktu empat bulan terakhir.
"Capaian ini menegaskan peran strategis Bea Cukai bersama aparat penegak hukum lainnya dalam memutus mata rantai peredaran narkotika. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat intelijen dan sinergi demi mendukung keamanan nasional," tegas Bier.
Kini, keempat tersangka dan seluruh barang bukti telah diserahkan ke Bareskrim Polri. Polisi kini tengah melakukan pengembangan besar-besaran untuk melacak siapa "aktor intelektual" di balik jaringan pengiriman besar yang menjadikan Bakauheni sebagai jalur utama mereka. (ANTARA)
Berita Terkait
-
3 Tahun Terjebak 'Neraka' di Perairan Papua: Kisah Pilu ABK Lampung Selatan Korban Perbudakan
-
Baru 3 Bulan Menjabat, Sipir Muda Rutan Kotabumi Terciduk Selundupkan 40 Paket Sabu ke Lapas
-
Lidah Api Mengamuk di Tol Lampung: Detik-Detik Truk Towing dan Muatannya Hangus Terpanggang
-
Akal Bulus Sindikat Narkoba: Gunakan Ambulans untuk Selundupkan Sabu Rp22 Miliar di Bakauheni
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Dorong Transaksi Global, BRI Tawarkan Promo Belanja Luar Negeri bagi Nasabah Premium
-
Residivis Tega Cabuli Bocah 10 Tahun di Kamar Mandi Musala Daerah Tanjung Senang
-
Guncang Bandung! Duet Lifter Lampung Borong 5 Emas di Kejurnas 2026
-
Menelisik Lubang di Kas Daerah: Mengapa Ratusan Rupiah Pajak Bandar Lampung Menguap Begitu Saja?
-
Rayuan Maut Pria Beristri di Balam: Mengajak Anak Bawah Umur 'Staycation' Hingga Digerebek Istri