- Polres Way Kanan menangkap dua pria berinisial AL dan PY atas pencurian 46 batang besi rel milik PT KAI.
- Aksi pencurian yang terjadi di Kabupaten Way Kanan tersebut menyebabkan kerugian negara mencapai angka Rp670.700.000 bagi perusahaan.
- Polda Lampung terus melakukan pengembangan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam sindikat pencurian infrastruktur tersebut.
SuaraLampung.id - Rel kereta api yang seharusnya menjadi urat nadi transportasi massal, justru dipreteli oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab.
Di Kabupaten Way Kanan, Lampung, sebuah aksi pencurian infrastruktur negara berskala besar baru saja terbongkar. Tak tanggung-tanggung, 46 batang besi rel milik PT KAI Tanjungkarang raib dari tempatnya.
Namun, pelarian para pelaku berakhir di tangan jajaran Polres Way Kanan. "Operasi senyap" yang dilakukan dua pria berinisial AL (30) dan PY (55) ini terhenti tepat sebelum besi-besi curian tersebut sempat berpindah tangan ke penadah.
Penangkapan ini bermula dari kecurigaan petugas terhadap aktivitas ilegal di wilayah Kecamatan Blambangan Umpu dan Way Tuba.
Saat disergap, polisi menemukan barang bukti yang mencengangkan berupa satu unit truk Colt Diesel yang penuh sesak dengan potongan besi rel.
"Kami berhasil mengamankan dua tersangka beserta 46 batang besi rel. Masing-masing batang memiliki panjang sekitar dua meter dan sudah dalam kondisi siap angkut," ungkap Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, Senin (13/4/2026).
AL, warga Blambangan Umpu, dan PY, warga Way Tuba, kini hanya bisa tertunduk lesu. Truk yang sedianya menjadi mesin pundi-pundi uang bagi mereka, kini justru menjadi barang bukti utama yang menyeret keduanya ke balik jeruji besi.
Aksi nekat kedua pelaku bukan sekadar pencurian besi tua biasa. PT KAI Divre IV Tanjungkarang menaksir kerugian yang dialami mencapai angka yang fantastis. Nilai material dan dampak kerusakan infrastruktur tersebut diperkirakan menyentuh angka Rp670.700.000.
"Ini adalah tindakan yang sangat merugikan negara. Kami sangat mengapresiasi gerak cepat kepolisian dalam menangkap para pelaku," ujar Azhar Zaki Assjari, Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang.
Baca Juga: Truk Bermuatan Akasia Disita: Tim Resmob Way Kanan Ringkus Komplotan Pembalak Hutan Register 42
Zaki menegaskan bahwa pihak KAI sebenarnya memiliki prosedur ketat dalam pemindahan rel bekas. "Rel-rel tersebut secara berkala akan kami kumpulkan di area penyimpanan resmi, bukan untuk diambil oleh oknum tidak bertanggung jawab," tambahnya.
Meski dua eksekutor lapangan telah diringkus, pihak Polda Lampung memberikan sinyal bahwa penyelidikan tidak akan berhenti sampai di sini. Ada aroma keterlibatan pihak lain dalam jaringan pencurian besi rel ini yang tengah diendus petugas.
"Tim masih mendalami kasus ini. Kami mencari kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam rantai pencurian ini," tegas Kombes Yuni Iswandari. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Truk Bermuatan Akasia Disita: Tim Resmob Way Kanan Ringkus Komplotan Pembalak Hutan Register 42
-
Jejak Emas 'Gelap' Way Kanan: Mengalir ke Tangerang dan Bekasi, Dicuci di Toko Perhiasan Mewah
-
Dikira Korban Kecelakaan, Warga Baradatu Kaget Pria yang Ditolongnya Ternyata Pencuri Motor
-
Kabur dari Meja Operasi RS dengan Peluru di Kaki, Ganden Akhirnya Tumbang di Tangerang
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Maut di Perlintasan Negarabatin: Mobil Alya Tertemper Kereta Api, 2 Pelajar Tewas
-
Spesialis Pencuri Modem WiFi di Bandar Lampung Sudah Beraksi di 15 Lokasi
-
Hari Pajak, BRI Catat Setoran Rp19,1 Triliun Kepada Negara Pada Kuartal I 2026
-
ORI030 Hadir di BRI, Berikan Peluang Investasi dengan Kupon hingga 7,00%
-
Gunung Anak Krakatau Batuk 19 Kali, Jalur Merak-Bakauheni Masih Normal