Tasmalinda
Senin, 16 Maret 2026 | 20:43 WIB
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, bersama jajarannya saat memantau situasi dan kondisi di dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Senin.
Baca 10 detik
  • PT ASDP memprediksi puncak arus mudik Lebaran melalui Pelabuhan Bakauheni terjadi pada tanggal 18 hingga 19 Maret 2026.
  • ASDP menyiapkan mitigasi dengan mengoptimalkan kapal dan mempercepat bongkar muat untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.
  • Pemudik diimbau membeli tiket penyeberangan secara daring terlebih dahulu untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan.

SuaraLampung.id - Arus mudik Lebaran melalui jalur penyeberangan diperkirakan akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan. PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) memprediksi lonjakan terbesar pemudik akan terjadi di Pelabuhan Bakauheni pada 18 hingga 19 Maret 2026.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan prediksi tersebut didasarkan pada tren peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Prediksi kami puncak arus mudik di Pelabuhan Bakauheni terjadi pada tanggal 18 hingga 19 Maret 2026,” kata Partogi di Lampung Selatan, Senin.

Setiap tahun, Pelabuhan Bakauheni menjadi gerbang utama pemudik dari berbagai daerah di Sumatera menuju Pulau Jawa. Ribuan kendaraan pribadi, bus, hingga truk logistik menyeberang melalui jalur ini menuju Pelabuhan Merak.

Lonjakan jumlah pemudik biasanya terjadi beberapa hari menjelang Lebaran. Karena itu, ASDP sudah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi kepadatan di area pelabuhan.

Menurut Partogi, pihaknya akan mengoptimalkan pelayanan penyeberangan kapal apabila jumlah kendaraan dan penumpang terus meningkat.

“Kami telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk melayani lonjakan penumpang tersebut,” ujarnya.

Strategi Antisipasi Kemacetan di Pelabuhan
Langkah antisipasi yang dilakukan antara lain dengan mengoptimalkan operasional kapal, mempercepat proses bongkar muat kendaraan, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait.

Tujuannya agar kendaraan tidak menumpuk terlalu lama di kawasan pelabuhan dan proses penyeberangan tetap berjalan lancar meski jumlah pemudik meningkat.

Baca Juga: Buka Puasa Bandar Lampung Hari Ini 16 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Magribnya di Sini

ASDP juga memastikan seluruh layanan operasional tetap berjalan maksimal selama masa angkutan Lebaran.

Selain menyiapkan strategi operasional, ASDP juga mengimbau masyarakat yang akan mudik melalui Pelabuhan Bakauheni untuk merencanakan perjalanan lebih awal.

Pemudik diminta membeli tiket penyeberangan secara daring sebelum tiba di pelabuhan agar tidak terjebak antrean panjang.

“Kami mengimbau masyarakat memastikan sudah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan. Hal ini penting untuk menghindari kepadatan,” kata Partogi.

ASDP menegaskan bahwa keselamatan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama selama periode angkutan Lebaran.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan. Keselamatan adalah prioritas utama kami,” ujar Partogi.

Load More