5 fakta pembunuhan di Batam, pria tewas dibunuh eks pacar sesama jenis
Baca 10 detik
- Pembunuhan terjadi di Batam, Kepulauan Riau, di mana AS tewas diserang mantan kekasih sesama jenis berinisial MY karena motif cemburu.
- Pelaku MY dan korban AS pernah menjalin hubungan asmara sesama jenis selama tujuh bulan sebelum putus satu bulan sebelum serangan terjadi.
- Pelaku menyerang korban di Nongsa menggunakan kayu berpaku dan pisau dapur, kemudian langsung menyerahkan diri ke kantor polisi menggunakan ojek daring.
Korban AS tewas akibat serangan tersebut, sementara AB mengalami luka di kepala dan tangan saat mencoba menolong.
5. Usai Membunuh, Pelaku Pesan Ojek Online ke Kantor Polisi
Setelah melakukan aksinya, pelaku tidak berusaha kabur jauh.
Ia justru memesan ojek online dan meminta diantar ke Polresta Barelang untuk menyerahkan diri kepada polisi.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal pembunuhan dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena dipicu konflik asmara yang berujung tragedi. Polisi masih mendalami seluruh kronologi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyidikan.
Tag
Berita Terkait
-
BRI Bangun Ekosistem Investasi Inklusif Lewat Qlola dan UMKM
-
Berantas Kriminal di Lampung, Polda Gencar Operasi Penegakan Hukum
-
Kabur ke Tangerang, Pemuda Asal Pringsewu Ini Tinggalkan Jejak Kriminal di Pulau Jawa
-
Penerbangan Rute Lampung-Batam Dibuka Kembali Bulan Juni 2024
-
3 Kelompok Kriminal yang Sering Beraksi di Kota Metro, Salah Satunya Terkenal Brutal
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu
-
Siasat Licik Ordal: 26 Karyawan PT GGP Kompak Kuras Solar Perusahaan Berbulan-bulan
-
BRI Soroti Kredit Tumbuh 9,98% di Tengah Dinamika Pasar Modal