- Hujan deras pada Jumat (6/3/2026) sore di Bandar Lampung menyebabkan banjir meluas di berbagai wilayah kota.
- Peristiwa banjir tragis ini mengakibatkan tiga warga terseret arus deras, dengan satu korban meninggal dunia.
- Warga mengharapkan pemerintah segera menerapkan solusi permanen, seperti perbaikan drainase dan normalisasi sungai.
SuaraLampung.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat (6/3/2026) sore memicu banjir di sejumlah wilayah. Air yang meluap dari drainase dan aliran sungai membuat beberapa kawasan terendam hingga mengganggu aktivitas warga.
Bencana ini tidak hanya menyebabkan genangan di banyak titik, tetapi juga menimbulkan korban jiwa setelah beberapa warga terseret arus banjir yang cukup deras. Berikut lima fakta penting dari peristiwa banjir di Bandar Lampung.
1. Hujan deras mengguyur kota hingga memicu banjir
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur Bandar Lampung sejak sore hari. Curah hujan yang tinggi membuat debit air meningkat dan menyebabkan air meluap ke permukiman warga di sejumlah titik.
Fenomena banjir seperti ini sering terjadi saat intensitas hujan tinggi, terutama ketika sistem drainase tidak mampu menampung volume air yang besar.
2. Sejumlah wilayah kota dilaporkan terendam
Beberapa kawasan di Bandar Lampung dilaporkan terendam banjir akibat hujan deras tersebut. Air menggenangi jalan dan rumah warga, bahkan di beberapa lokasi ketinggian air cukup tinggi sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat.
Genangan air juga membuat arus lalu lintas terganggu dan memaksa sebagian warga untuk mengevakuasi barang-barang dari rumah mereka.
3. Tiga warga terseret arus banjir
Di tengah kondisi banjir yang meluas, peristiwa tragis terjadi ketika tiga warga dilaporkan terseret arus banjir yang cukup deras.
Arus air yang kuat membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri saat berada di sekitar lokasi banjir.
4. Satu orang dilaporkan meninggal dunia
Dari tiga warga yang terseret arus tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya berhasil diselamatkan.
Baca Juga: Azan Magrib Segera Tiba! Catat Waktu Buka Puasa di Bandar Lampung Jumat 6 Maret 2026
Kejadian ini menunjukkan betapa berbahayanya arus banjir yang datang tiba-tiba saat hujan deras mengguyur suatu wilayah.
5. Warga berharap ada solusi permanen
Banjir yang kembali melanda Bandar Lampung membuat warga berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi jangka panjang.
Masyarakat menilai perbaikan sistem drainase, normalisasi sungai, serta penataan lingkungan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan.
Berita Terkait
-
Azan Magrib Segera Tiba! Catat Waktu Buka Puasa di Bandar Lampung Jumat 6 Maret 2026
-
Imsak Bandar Lampung Hari Ini 6 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Maghrib
-
Jamaah Umrah Bandar Lampung Diminta Tunda Berangkat ke Arab Saudi, Ini Penjelasan Kemenhaj
-
7 Cafe Estetik di Bandar Lampung yang Nyaman untuk Buka Puasa Bareng Sahabat
-
Maghrib Bandar Lampung Hari Ini Jam Berapa? Ini Jadwal Buka Puasa 5 Maret 2026
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Petaka di Sungai Way Pisang: Saat Arus Mendadak Datang dan Membawa Pergi Kenji Kecil
-
8 Jemaah Haji Lampung Wafat di Tanah Suci
-
Terjaring di Penginapan Bandar Lampung, WNA Yaman Dideportasi
-
Penyelundupan 172 Burung Ilegal Terhenti di Kabin Truk di Pelabuhan Bakauheni
-
Gandeng Investor Eropa, Lampung Bakal Bangun Kilang Minyak Raksasa di Katibung