- Kantor Kemenhaj Bandar Lampung mengimbau PPIU menunda keberangkatan umrah ke Arab Saudi karena konflik Timur Tengah.
- Penundaan ini bertujuan memprioritaskan keselamatan dan keamanan jamaah perjalanan ibadah umrah Indonesia.
- Pemkot Bandar Lampung mendukung penundaan meskipun kesiapan administratif keberangkatan telah terpenuhi saat ini.
SuaraLampung.id - Rencana keberangkatan ibadah umrah dari Bandar Lampung untuk sementara diminta ditunda. Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Bandar Lampung mengimbau para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) agar menunda jadwal keberangkatan jamaah ke Arab Saudi hingga kondisi dinilai aman dan kondusif.
Imbauan ini muncul seiring meningkatnya situasi konflik di kawasan Timur Tengah yang dinilai berpotensi memengaruhi keamanan perjalanan jamaah.
Kepala Kantor Kemenhaj Bandar Lampung, Musal Badri Kesuma, mengatakan keselamatan jamaah harus menjadi prioritas utama bagi penyelenggara perjalanan umrah. Ia meminta PPIU untuk meninjau kembali jadwal keberangkatan yang sudah direncanakan dalam waktu dekat.
“Kami mengimbau PPIU menunda dahulu keberangkatan ibadah umrah sampai kondisinya kondusif,” ujarnya di Bandar Lampung.
Menurut Musal, para penyelenggara perjalanan umrah perlu menyesuaikan rencana keberangkatan dengan situasi yang berkembang saat ini. Jika kondisi keamanan di Timur Tengah semakin memburuk, keberangkatan jamaah sebaiknya ditunda sementara.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jamaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa menghadapi risiko yang tidak diinginkan.
Kemenhaj juga mengingatkan jamaah umrah yang saat ini sudah berada di Arab Saudi atau dalam perjalanan pulang agar tetap berkoordinasi dengan petugas Indonesia yang ada di sana.
Sementara itu, keluarga jamaah di Tanah Air diminta tidak panik dan tetap menunggu perkembangan informasi resmi dari pemerintah.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menyatakan masih menunggu perkembangan terbaru dari Kemenhaj terkait situasi di Timur Tengah.
Baca Juga: 7 Cafe Estetik di Bandar Lampung yang Nyaman untuk Buka Puasa Bareng Sahabat
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyebut secara administratif sebenarnya kesiapan keberangkatan jamaah umrah sudah tersedia. Namun pemerintah daerah memilih menunggu kondisi yang lebih aman sebelum memberangkatkan jamaah.
“Secara administrasi sudah siap, tetapi kami masih menunggu informasi lanjutan. Yang paling penting adalah keselamatan jamaah,” ujarnya.
Imbauan penundaan ini diharapkan dapat menjadi perhatian seluruh penyelenggara perjalanan umrah agar tidak terburu-buru memberangkatkan jamaah di tengah situasi yang belum stabil.
Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan jamaah Indonesia tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah umrah maupun haji.
Tag
Berita Terkait
-
7 Cafe Estetik di Bandar Lampung yang Nyaman untuk Buka Puasa Bareng Sahabat
-
Maghrib Bandar Lampung Hari Ini Jam Berapa? Ini Jadwal Buka Puasa 5 Maret 2026
-
Imsak Bandar Lampung 5 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Buka Puasa Hari Ini
-
Maghrib Bandar Lampung Hari Ini Jam Berapa? Ini Jadwal Buka Puasa 4 Maret 2026
-
Jadwal Buka Puasa Hari Ini di Bandar Lampung: Selasa 3 Maret 2026, Waktu Salat dan Doa Berbuka
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar