- Bencana cuaca ekstrem angin kencang dan hujan deras melanda Rejosari, Lampung Utara pada Sabtu (14/2/2026).
- Sedikitnya 30 rumah rusak dan terendam banjir, memaksa sebagian warga mengungsi sementara di kantor kelurahan.
- Dampak lain termasuk pohon tumbang menimpa kendaraan dan pemutusan aliran listrik, memicu respons cepat petugas.
SuaraLampung.id - Bencana cuaca ekstrim berupa angin kencang disertai hujan deras mengguncang Kelurahan Rejosari, Kabupaten Lampung Utara pada Sabtu sore (14/2/2026), menyebabkan puluhan rumah rusak hingga banjir dan evakuasi warga. Berikut rangkuman 7 fakta penting yang perlu diketahui masyarakat:
1. Angin Kencang dan Hujan Deras Melanda Rejosari
Hujan deras yang turun disertai angin kencang mengguyur wilayah Kelurahan Rejosari pada Sabtu sore, menyebabkan kondisi cuaca berubah ekstrem dalam waktu singkat. Fenomena ini mengakibatkan gangguan serius pada pemukiman warga di beberapa titik.
2. Sedikitnya 30 Rumah Warga Rusak dan Terendam Banjir
Plt Lurah Rejosari, Alhoria, melaporkan bahwa 30 rumah warga mengalami kerusakan dan terendam banjir. Banyak warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mencari tempat aman di kantor kelurahan setempat.
3. Warga Mengungsi Sementara ke Kantor Kelurahan
Akibat derasnya dampak angin kencang dan genangan banjir, beberapa warga memilih mengungsi ke kantor kelurahan Rejosari untuk mendapatkan perlindungan sementara dari kondisi cuaca buruk.
4. Infrastruktur dan Fasilitas Umum Ikut Terimbas
Tidak hanya rumah warga, papan reklame roboh dan pohon besar tumbang menjadi saksi bisu kekuatan angin yang melanda wilayah tersebut. Peristiwa ini juga sempat memutus aliran listrik dan menutup akses jalan utama.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan di Balik Penemuan Mayat Pria dengan Kepala Terbungkus Plastik di Bandar Lampung
5. Pohon Tumbang Menimpa Kendaraan dan Mengganggu Listrik
Sebuah pohon besar yang roboh di depan Kantor Samsat Kotabumi bahkan menimpa kendaraan yang sedang parkir, serta menyebabkan kabel listrik menjuntai ke badan jalan. Kondisi ini memicu pemadaman listrik dan menghambat arus lalu lintas sementara waktu.
6. Petugas Cepat Bertindak Evakuasi dan Pemulihan
Petugas dari Dinas Perhubungan, PLN, dan Kepolisian segera turun tangan. Mereka bekerja untuk mengevakuasi kabel listrik yang menutupi jalan dan membuka kembali akses jalan utama agar aktivitas warga kembali normal.
7. Cuaca Ekstrem Tersebut Menjadi Peringatan
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem seperti angin puting beliung dan hujan deras bukan fenomena langka di Kotabumi. Sebelumnya, laporan serupa beberapa kali tercatat di wilayah ini, termasuk kejadian hujan lebat yang merusak atap rumah dan mengganggu utilitas umum.
Tag
Berita Terkait
-
Angin Kencang Terjang Lampung: Ratusan Rumah Rusak, Warga Diminta Waspada
-
Lampung Barat Diterpa Hujan Es dan Angin Kencang, Ini Penjelasan BMKG
-
Berteduh dari Angin Kencang, Petani di Lampung Selatan Tewas Tertimpa Pohon Petai
-
Hujan dan Angin Kencang, Puluhan Rumah di Bandar Lampung dan Lampung Timur Rusak
-
Pohon Tumbang di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan Akibat Angin Kencang
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Sisa THR Cuma 2 Jutaan? Ini 7 HP Gaming Murah Terbaik untuk Isi Waktu Luang
-
Cekcok Soal Tarif 'Layanan' di Bandar Lampung Berujung Maut, Dua Perempuan Jadi Korban
-
BRI Wujudkan Operasional Berkelanjutan Dengan Inspirasi Earth Hour
-
Lewat Program BRI Desa BRILiaN, Desa Tugu Selatan Ciptakan Pusat Ekonomi Baru
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol