- Seorang pria di Tulang Bawang Barat, Lampung, ditangkap setelah mengaku Bripka dan menggunakan atribut Polri palsu.
- Pelaku menggunakan atribut lengkap meyakinkan warga untuk mendekati dan memanfaatkan kepercayaan demi keuntungan pribadi.
- Setelah laporan masyarakat, polisi berhasil mengamankan pelaku yang ternyata bukan anggota Polri dan terancam proses hukum.
SuaraLampung.id - Warga di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung dibuat resah oleh ulah seorang pria yang mengaku sebagai anggota polisi dan beraksi memakai seragam serta atribut Polri. Kedok pelaku akhirnya terbongkar setelah aparat kepolisian menerima laporan masyarakat dan melakukan penindakan.
Berikut 7 fakta penting kasus polisi gadungan yang menghebohkan wilayah ini:
1. Mengaku Bripka dan Tampil Meyakinkan
Pelaku dengan percaya diri mengaku berpangkat Bripka. Ia kerap tampil di hadapan warga dengan seragam polisi, membuat aksinya terlihat meyakinkan dan sulit dicurigai oleh masyarakat awam.
2. Atribut Polri Lengkap Jadi Senjata Utama
Tak hanya seragam, pelaku juga menggunakan atribut kepolisian lengkap—mulai dari rompi, pangkat, hingga perlengkapan pendukung lainnya. Modus ini membuat korban yakin bahwa pelaku adalah aparat resmi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.
3. Korban Tertipu karena Percaya Aparat
Dengan kedok sebagai polisi, pelaku mendekati warga dan menawarkan berbagai bantuan, termasuk urusan yang berkaitan dengan hukum dan “jalur cepat” tertentu. Kepercayaan korban dimanfaatkan untuk menipu dan mengambil keuntungan pribadi.
4. Aksi Terendus, Warga Lapor Polisi Asli
Baca Juga: Horor di Lapo Tuak Tulang Bawang: Teman Tewas Ditikam, Pelaku Langsung Diciduk Polisi
Kecurigaan muncul setelah janji-janji pelaku tak kunjung terealisasi. Sejumlah warga akhirnya melapor ke polisi, yang kemudian menindaklanjuti dengan penyelidikan mendalam.
5. Polisi Gadungan Diamankan Tanpa Perlawanan
Petugas kepolisian bergerak cepat dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Saat penangkapan, polisi juga menyita berbagai atribut Polri palsu yang digunakan pelaku untuk beraksi.
6. Terbongkar Bukan Anggota Polri
Setelah dilakukan pemeriksaan, dipastikan pelaku bukan anggota kepolisian dan tidak pernah tercatat sebagai personel Polri. Seluruh identitas dan atribut yang digunakan dinyatakan palsu.
7. Terancam Proses Hukum
Tag
Berita Terkait
-
Horor di Lapo Tuak Tulang Bawang: Teman Tewas Ditikam, Pelaku Langsung Diciduk Polisi
-
Komplotan Pencuri Sawit di Tulang Bawang Diciduk, Satu Residivis Kambuhan
-
Rumah Pesta Narkoba di Dipasena Digerebek, Polisi Temukan Sabu Puluhan Gram dan Senpi Rakitan
-
Pelaku Begal Sadis di Penawartama Diciduk, Motor Pelajar Berhasil Diselamatkan
-
Korupsi Dana BOKB: Pejabat Tubaba Ditahan, Rugikan Negara Lebih dari Rp1 Miliar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong
-
Sopir Tangki CPO Gelapkan Muatan dengan Modus 'Kencing' di Jalan Trimurjo
-
Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda