- Ari Lasso dan Ahmad Dhani memiliki persahabatan yang sangat kuat
- Ahmad Dhani mengalami kesulitan ekonomi setelah Once keluar dari Dewa 19
- Ari Lasso pernah membantu Ahmad Dhani di masa-masa sulitnya itu
SuaraLampung.id - Dunia musik Indonesia diwarnai banyak kisah persahabatan legendaris, seperti ikatan antara Ari Lasso dan Ahmad Dhani mungkin menjadi salah satu yang paling kuat dan tak lekang oleh waktu.
Jauh dari sorotan media dan gosip adu domba, keduanya memiliki koneksi yang mendalam, saling mendukung, dan bahkan menjadi penopang di masa-masa sulit, termasuk ketika Ahmad Dhani mengalami keterpurukan ekonomi.
Dalam wawancara dengan Soleh Solihun dan Ari Lesmana, Ari Lasso menegaskan bahwa ia dan Ahmad Dhani tidak pernah memiliki "titik singgung" yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba mereka.
"Orang yang mau mengadu domba gua, Dhani, Andra separah apapun kita nggak ngaruh," ujarnya dikutip dari Youtube Authenticity ID.
Hal ini menunjukkan betapa kuatnya fondasi persahabatan mereka, yang dibangun di atas rasa saling percaya dan pengertian. Ari Lasso menambahkan bahwa tidak ada batasan dalam komunikasinya dengan Dhani.
"Gua sama Dhani itu seteleponan lima jam. Ngobrolin hidup, masalah. Rata-rata masalah ya," ungkapnya.
Ari Lasso tak ragu mengakui peran besar Ahmad Dhani dalam hidupnya. "Orang yang menghibur gua waktu sakit, waktu gua bermasalah, salah satunya dia (Ahmad Dhani) lah yang banyak menguatkan tanpa banyak orang tahu," tutur Ari.
Namun, persahabatan sejati juga terlihat ketika salah satu pihak membutuhkan bantuan. Ari Lasso menceritakan momen krusial ketika ia membantu Ahmad Dhani di masa-masa sulit secara finansial.
Menurut Ari Lasso, ekonomi Ahmad Dhani sempat terpuruk ketika Once Mekel memutuskan keluar dari band Dewa 19.
Baca Juga: Once Mekel Bicara tentang Kebangsaan di Hadapan Mahasiswa Unila
"Gua membantu dia. Masa Once keluar itu kan, dia terpuruk ekonominya. Kebetulan gua waktu itu lagi ada," kenang Ari.
Ari Lasso bahkan menceritakan sebuah kisah yang menggambarkan kondisi Dhani saat itu. Menurutnya, Dhani sampai tidak punya uang untuk membayar tukang las.
"Ri, ada segini ga?" tanya Dhani kepada Ari. "Buat apa Dan?" jawab Ari. Dhani kemudian menjelaskan, "Ini pagarku di las sama tukang, aku nggak bisa keluar. Aku nggak bisa bayar tukang dua minggu."
Kisah ini memberikan gambaran jelas tentang betapa sulitnya situasi Dhani kala itu, di mana kebutuhan sehari-hari pun menjadi tantangan.
Ari Lasso juga menyinggung kembali insiden yang sempat menjadi sorotan publik pada tahun 2018, di mana Ahmad Dhani ditagih utang oleh pedagang barang antik di Cikapundung.
"Waktu pedagang yang ulang tahunin utangnya Dhani itu loh. Makin kesel, Dhani nggak dibayar. Dhani ga beli, dikirimin. Kamu terima Dhan? Ya aku terima aja. Malah tak bayar," ujar Ari, menggambarkan bagaimana Dhani menghadapi situasi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas