SuaraLampung.id - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung Edwin Rusli mengatakan klinik dan apotek sehat yang ada di Koperasi Desa Merah Putih sudah mulai beroperasi.
"Memang di setiap Koperasi Desa Merah Putih itu ada klinik sehat dan apotek sehat yang berfungsi untuk memberi layanan kesehatan ke masyarakat desa," ujar Edwin Rusli, Jumat (8/8/2025).
Edwin mengatakan sejumlah klinik sehat dan apotek sehat di Koperasi Desa Merah Putih di Lampung telah mulai beroperasi.
"Apotek dan klinik sehat sudah mulai beroperasi itu ada ada di Koperasi Desa Merah Putih di Way Urang Lampung Selatan dan ada satu lagi masih di lokasi berdekatan. Ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berobat," katanya.
Edwin menjelaskan untuk operasional apotek sehat dilakukan setiap hari, akan tetapi kalau untuk klinik sehat hanya dilakukan pada Senin-Sabtu.
"Pelayanan kesehatan yang diberikan itu seperti layanan dokter umum setaraf pelayanan di Puskesmas. Untuk petugas yang bertugas di klinik itu berasal dari Puskesmas yang bertugas bergantian," ucap dia.
Menurut Edwin, bila ada kejadian khusus maka klinik sehat dapat merujuk ke Puskesmas terdekat ataupun ke rumah sakit.
Sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memperkuat komunikasi dengan para kepala desa (kades) di seluruh tanah air guna memastikan terwujudnya percepatan pengintegrasian apotek dan klinik desa ke dalam Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Inisiatif pengintegrasian apotek dan klinik desa ke dalam Kopdes itu merupakan implementasi langsung dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai pilar swasembada pangan dan kesehatan.
Baca Juga: Siswa SRMA 32 Lampung Selatan Belajar Daring, Hanya 30 Menit Sehari
Kehadiran layanan kesehatan di tingkat desa diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus menjadi langkah strategis menuju desa yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Saat ini, Kementerian Kesehatan bersama para mitra strategis tengah mempercepat pembangunan infrastruktur apotek desa di 103 titik percontohan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.
Sebagai informasi, jenis obat yang disalurkan melalui apotek desa meliputi paracetamol sebanyak 11.537.180 tablet, asam mefenamat sebanyak 4.716.981 kaplet, dan cefadroxil sebanyak 1.200.000 kapsul.
Obat-obatan tersebut mencakup antipiretik, antiinflamasi, dan antibiotik sebagai bagian dari upaya memastikan akses layanan farmasi dasar yang merata di seluruh pelosok desa. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
BRI Siapkan KPR DP 1% Hingga Tenor 30 Tahun untuk Danantara Housing Expo 2026
-
Misteri Kardus Cokelat Berisi Jasad Bayi Gegerkan Pahoman
-
Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri
-
Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah