SuaraLampung.id - Nilai transaksi sementara perdagangan antara Provinsi Lampung dengan Provinsi Jawa Timur (Jatim) dalam rangkaian misi dagang dan investasi antardaerah sebesar Rp679,4 miliar.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menuturkan nilai transaksi sementara sebesar Rp679,4 miliar berdasarkan data transaksi terakhir pada pukul 11.55 WIB.
"Ini artinya ada semangat kerja sama dimana produk-produk Jawa Timur diminati di Lampung dan sebaliknya juga produk Lampung diminati Jawa Timur," ujar Rahmat Mirzani Djausal, Kamis (7/8/2025).
Ia mengatakan produk yang banyak diminati tersebut berasal dari beragam sektor, seperti dari pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, dan berbagai produk lainnya.
"Misi dagang dan investasi ini bertujuan untuk meningkatkan jejaring konektivitas antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Lampung. Kami berharap semoga kerjasama yang seperti ini dapat terus berlanjut," katanya.
Menurut Mirza, misi dagang antardaerah ini bukan hanya untuk menarik transaksi jual beli, melainkan sarana untuk memperkuat kerja sama di sektor ekonomi, pendidikan, kebudayaan, serta terjadi transfer pengetahuan dan teknologi antardaerah.
Tanggapan tambahan terkait pelaksanaan misi dagang dan investasi antara Lampung dan Jatim dikatakan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
"Nilai transaksi sebesar Rp679,4 miliar ini terdiri dari Rp567 miliar Jawa Timur menjual produk, dan Rp151 miliar kami membeli produk Lampung," ujar Khofifah Indar Parawansa.
Ia mengharapkan dengan adanya kegiatan tersebut akan memberikan nilai tambah bagi kedua provinsi dalam meningkatkan ekonomi dengan penjualan produk unggulan daerah.
Baca Juga: Lampung Siapkan 4 Jurus Jitu Kendalikan Harga Pangan, Apa Saja?
"Memang terkadang kita memerlukan perdagangan yang secara langsung seperti ini. Karena penjual dengan pembeli bisa langsung berinteraksi, meski saat ini bisa dilakukan jual beli secara daring," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dosa Masa Lalu Terungkit: Narapidana Lapas Krui Kembali Jadi Tersangka Kasus Lama
-
Tragedi Berdarah Register 45 Mesuji: Paman Tewas Ditusuk Besan Gara-gara Panggil Nama Adik
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Wajah Baru Way Kambas: Ambisi Lampung Membangun Surga Gajah Kelas Dunia
-
Buron Usai Aksinya Viral, Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswi Unila Diringkus di Kontrakan