SuaraLampung.id - PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Cabang Bakauheni, Lampung Selatan, memprediksi puncak arus mudik di Pelabuhan Bakauheni terjadi pada H-3 Lebaran atau tanggal 29 Maret 2025.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syamsudin mengatakan pihaknya telah menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi adanya lonjakan pada puncak arus mudik, sehingga tidak adanya penumpukan di area pelabuhan.
"Puncak arus mudik untuk di Pelabuhan Bakauheni kita telah memprediksi itu akan terjadi pada H-3 Lebaran," kata dia.
Menurutnya, apabila aktivitas pemudik semakin meningkat di Pelabuhan Bakauheni pihaknya akan melakukan pelayanan penyeberangan dengan cepat agar tidak ada kemacetan.
"Peningkatan signifikan itu akan mulai terlihat pada H-5 Lebaran dengan prediksi sekitar 10.167 kendaraan akan menyeberang ke Pulau Jawa," katanya.
Syamsudin menjelaskan, ASDP telah menyiapkan sebanyak 75 kapal pada angkutan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2025. Dengan jumlah kapal tersebut, pihaknya memastikan kesiapan armada untuk melayani mobilisasi penumpang pada periode angkutan Idul Fitri tahun 1446 Hijriah.
Pada angkutan Lebaran 2025, ASDP Cabang Bakauheni menyiapkan armada sebanyak 75 kapal. Rinciannya Pelabuhan Bakauheni dengan jumlah armada kapal yang beroperasi sebanyak 45 kapal.
Kemudian untuk Pelabuhan BBJ dan WIKA 12 kapal, sementara untuk yang docking ada 16 kapal, total keseluruhan terdapat 75 kapal.
Masih Sepi
Baca Juga: Liburan Tanpa Khawatir! Bayar Tol Pakai BRIZZI, Cepat dan Efisien!
Aktivitas arus lalu lintas kendaraan pribadi dan penumpang umum di dermaga eksekutif dan reguler Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sepi pemudik pada Selasa (25//3/2025) siang atau H-6 Lebaran 2025.
Berdasarkan pantauan di lokasi penumpang pejalan kaki terpantau sedikit jumlahnya, baik di area dermaga eksekutif maupun dermaga reguler. Suasana kantong parkir di Pelabuhan Bakauheni pada sore hari juga tampak seperti hari biasa.
Syamsudin menerangkan berdasarkan data 12 jam jumlah kendaraan yang menyeberang ke Pelabuhan Merak sebanyak 4.162 unit dengan rincian roda empat 2.352 unit, Bus 254, Truk 1.334, dan roda dua 222 unit.
"Sedangkan untuk Jumlah penumpang yang melakukan penyeberangan menuju pulau Jawa sebanyak 18.675 orang yang terdiri dari penumpang pejalan kaki 543 dan penumpang di dalam kendaraan 18.132 orang.
Pihaknya juga telah mengoperasikan tiga pelabuhan untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik yang akan melakukan penyeberangan baik dari pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.
"ASDP Cabang Bakauheni menyiagakan tiga pelabuhan yakni Pelabuhan utama Bakauheni, kemudian Pelabuhan Bandar Bakauheni Jaya (BBJ) dan Pelabuhan WIKA," kata dia.
Berita Terkait
-
Liburan Tanpa Khawatir! Bayar Tol Pakai BRIZZI, Cepat dan Efisien!
-
WNA Malaysia Bawa 12 Kg Sabu di Pelabuhan Bakauheni! Bagian Jaringan Fredy Pratama
-
Mudik Lebaran 2025: Angkutan Barang Dibatasi! Cek Daftar Pengecualiannya di Bandar Lampung
-
Jalur Wisata Lampung Dibenahi Sebelum Lebaran 2025
-
Catat 15 Titik Macet Jalur Mudik di Lampung
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
BRI KKB Expo 2026 Hadir 6-10 Juli, Promo Bunga 1,80% Flat dan Harga Spesial
-
Misteri Jasad di Bibir Pantai Lampung Selatan: Niat Cari Rebon, Mujamil Malah Temukan Mayat
-
Misteri di KMP Batumandi: Sepatu dan Jaket Jadi Jejak Terakhir Zora Sebelum Hilang di Selat Sunda
-
Pembobol Ruang Guru Kalianda Diciduk Berkat Rekaman CCTV
-
Menjinakkan Bom Waktu di TPA Bakung: Benteng Air dan Larangan Rokok demi Halau Api