SuaraLampung.id - Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, melakukan groundbreaking perbaikan ruas jalan Jabung-Simpang Maringgai, desa Nibung Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur, Selasa (11/3/2024).
Perbaikan ruas jalan Jabung - Simpang Maringgai yang menelan anggaran Rp10,8 miliar ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur-Wakil Gubernur Lampung.
"Acara ini bukan hanya simbol dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga awal dari komitmen kami untuk membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung," ucap Wagub yang juga berasal dari Lampung Timur itu dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mendorong perbaikan infrastruktur,. Khususnya jalan yang bertujuan untuk meningkatkan konektifitas antar wilayah dan peningkatan perekonomian masyarakat di Lampung.
"Insya Allah Provinsi Lampung dalam dua sampai tiga tahun lagi, akan mulus jalannya, Dengan jalan yang sudah dibangun ini, tolong dijaga sama-sama agar jalannya tetap bagus," kata Jihan.
Sekretaris Dinas BMBK Lampung Sukmawan Hendriyanto mengatakan pada 2025, Pemerintah Provinsi Lampung telah mengalokasikan anggaran penanganan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Provinsi Lampung. Dari alokasi anggaran tersebut untuk di Lampung Timur sendiri terdapat lima kegiatan penanganan jalan yaitu :
1. Rehabilitasi jalan ruas Metro-Tanjung Kari.
2. Rehabilitasi jalan ruas Tanjung Kari-Pugung Raharjo.
3. Pemeliharaan berkala jalan ruas Kota Gajah-Gedong Dalam.
Baca Juga: Waspada, Harimau Sumatera Muncul di Perkebunan Warga Dekat TNWK
4. Pembangunan duplikasi Jembatan Way Sekampung Kibang, dan
5. Rekonstruksi jalan ruas Jabung-Simpang Labuhan Maringgai
Perbaikan di Lampung Utara
Sebelumnya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan groundbreaking ruas jalan provinsi yang ada di Desa Surakarta Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara.
"Tadi sudah melakukan groundbreaking ruas jalan di Kabupaten Lampung Utara sebagai salah satu bentuk membantu meningkatkan infrastruktur di daerah," ujar Rahmat Mirzani Djausal di Lampung Utara, Senin (10/3/2025) dikutip dari ANTARA.
Ia mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tersebut dilakukan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi hingga sampai ke desa, dengan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi pangan.
"Pembangunan jalan ini juga untuk mendukung pertanian, jadi kami kolaborasikan juga dengan pembangunan jalan yang ada di kabupaten serta jalan desa," ucap dia.
Mirza melanjutkan dengan adanya koneksi antar jalan provinsi, jalan kabupaten serta kota. Maka diharapkan hasil panen masyarakat dapat langsung terjual ke pasar.
"Jadi jalan yang diperbaiki ini kita kolaborasikan serta hubungkan dengan desa, sehingga saling terkoneksi. Hasil pertanian dari desa bisa langsung dijual ke pasar tidak perlu jauh-jauh langsung semua bisa dijual," tambahnya.
Mirza meminta masyarakat untuk bisa tetap menjaga infrastruktur jalan yang sudah dibangun agar tetap dalam kondisi yang baik.
"Dengan jalan yang sudah dibangun ini, tolong dijaga sama-sama agar jalannya tetap bagus. Sebab kami belum tahu kapan kami akan membenarkan jalan ini lagi," ujar dia.
Tanggapan tambahan dikatakan oleh Kepala Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung Muhammad Taufiqullah.
"Mengenai groundbreaking jalan ini tidak hanya dilakukan disini tapi ada enam ruas lagi dan ini dilakukan secara bertahap," kata Muhammad Taufiqullah.
Ia mengatakan pembangunan jalan tersebut juga akan diperluas selain enam ruas tersebut sebagai bentuk implementasi visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung periode 2025-2030 di 100 hari kerja.
"Mungkin banyak masyarakat yang bertanya kenapa jalan di rumahnya tidak dapat, sebenarnya ini kami ajukan pembangunan berkala untuk program 100 hari kerja Gubernur serta Wakil Gubernur Lampung jadi yang diusahakan minimal badan jalan dahulu. Yang pasti Gubernur ingin memastikan apa yang menjadi harapan masyarakat melalui kerja nyata bukan janji kampanye," ucapnya.
Sebelumnya Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung ada enam ruas jalan yang menjadi prioritas dalam program perbaikan jalan di daerah tersebut yakni ruas jalan Pringsewu-Kalirejo, ruas jalan Kalirejo-Bangunrejo, ruas jalan Bandar Jaya-Mandala, ruas jalan Kotabumi-Bandar Lampung, ruas jalan Jabung-Jabuhan Maringgai, dan ruas jalan Kora Metro - Tanjung Karang.
Berita Terkait
-
Waspada, Harimau Sumatera Muncul di Perkebunan Warga Dekat TNWK
-
Bantah Terima Ratusan Juta! Ketua Komisi III DPRD Lampung Timur Bersaksi di Kasus Korupsi Bendungan Margatiga
-
Jalan Rusak di Tol Bakter Dibenahi Jelang Mudik Lebaran 2025
-
Pernikahan Paksa Pelajar di Lampung Timur: KemenPPPA: Itu Tindak Pidana Kekerasan Seksual
-
Alasan Pelaku Sebar Video Asusila Pasangan Pelajar di Lampung Timur
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
BRI Group Perluas Akses Hunian Layak dan Perkuat Pembiayaan Inklusif Berkelanjutan
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Cara Menghitung Bunga Tunggal Tabungan Bank dengan Rumus dan Contoh Soal
-
Kenapa Tol Terpeka Ditutup? Hutama Karya Sebut Ada Kepentingan Pertahanan Negara
-
7 Fakta Pemerasan Berkedok Wartawan di Tulang Bawang, Korban Diancam Sebar Foto Pribadi