SuaraLampung.id - Percobaan penyelundupan narkoba jenis sabu melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, kembali digagalkan petugas Tim Terpadu Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, pada Jumat (6/12/2024).
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan sabu seberat 1,513 kilogram ditemukan di dalam bus dengan nomor polisi B 7965 TGD dari Pekanbaru menuju Bandung.
Menurut dia, petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap bus yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak. Saat dilakukan pemeriksaan di bus B 7965 TGD, polisi menemukan barang bukti sabu.
"Barang haram itu dibungkus 15 plastik besar di dalam tas hitam milik tersangka bernama Wira (27), pria asal Lampung Selatan," ujar Umi, Kamis (12/12/2024).
Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung mengembangkan penyelidikan dan menangkap tiga tersangka lain di Hotel Hawaii, Jalan Gatot Subroto, Pekanbaru, Riau, pada Minggu (8/12/2024) sekitar pukul 23.00 WIB. Tiga tersangka itu ialah Reymon, Roni, dan Mutiara.
Selain sabu 1,5 kilogram, polisi juga menyita barang bukti uang tunai Rp725 ribu, satu unit ponsel android, dan sebuah tas hitam.
Keempat tersangka dijerat pasal 112 Ayat 2 jo Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal seumur hidup atau hukuman mati.
"Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah Lampung. Kerjasama lintas instansi terus diperkuat untuk memutus jaringan narkotika ini," tegas Kombes Umi Fadillah Astutik
Polda Lampung mengimbau kepada masyarakat, untuk segera melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika.
Baca Juga: Polda Lampung Limpahkan Berkas Korupsi Bumakam Rp2,35 Miliar ke Kejari Tulang Bawang
Umi berharap penegakan hukum ini memberikan efek jera kepada para pelaku. Penangkapan tersebut, juga menjadi bukti komitmen Polda Lampung dalam menjaga Lampung bebas dari peredaran narkoba.
Berita Terkait
-
Polda Lampung Limpahkan Berkas Korupsi Bumakam Rp2,35 Miliar ke Kejari Tulang Bawang
-
Bakauheni Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru, Dermaga Wika Beton Dioperasikan
-
Rp2,35 Miliar Dana Desa Digarong, 2 Petinggi BUMAKAM Tulang Bawang Ditahan
-
Pasangan Kekasih Digerebek Pesta Sabu di Kontrakan Lampung Timur
-
Gugup Didekati Polisi saat Berduaan dengan Wanita di Mobil, Pria di Pringsewu Ini Bawa Narkoba
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Lihat Mantan Istri Bareng Pria Lain, Lelaki di Bandar Lampung Nekat Hajar Korban Hingga Terkapar
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?