SuaraLampung.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan menambah satu unit buldoser di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Bakung.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung Veni Devialesti mengatakan, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran penambahan satu buldoser untuk pengelolaan sampah di TPA Bakung.
Dia mengatakan penambahan alat berat tersebut guna mendukung metode sanitary landfill yang akan digunakan dalam pengelolaan sampah di TPA Bakung ke depannya.
"Metode sanitary landfill ini dilakukan dengan cara membuat cekungan lalu menumpuk sampah, lalu ditimbun tanah, dan sampah, sehingga dibutuhkan buldoser karena saat ini hanya ada satu excavator di sana," kata dia.
Namun begitu, Veni mengatakan bahwa tidak semua lahan atau lokasi di TPA Bakung akan dilakukan metode sanitary landfill.
Menurutnya, luas TPA Bakung 14,1 hektare dimana sekitar 5.000 meter sudah dipakai, sehingga metode sanitary landfill tersebut akan dilakukan secara bertahap.
"Jadi saat ini ada 13,6 hektare luas TPA Bakung nanti akan kami petakan, wilayah mana dulu yang akan dimulai metode snitary landfill," kata dia.
Pada sisi lain ia mengatakan bahwa kebakaran yang terjadi di TPA Bakung itu dikarenakan gas metan yang keluar dari sampah, sehingga jangankan percikan api panas pun bisa jadi pemicunya.
"Jadi diharapkan dengan metode sanitary landfill yang didukung alat berat selain dapat mengurangi tumpukan sampah di TPA Bakung juga mencegah kebakaran terjadi lagi," kata dia.
Baca Juga: 9 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi Natal 2024
TPA Bakung yang berlokasi di Kecamatan Teluk Betung Barat Kota Bandar Lampung, setiap harinya menampung sampah sebanyak 800 ton dan bila di hari Sabtu dan Minggu sampah yang masuk bisa mencapai 1.000 ton. (ANTARA)
Berita Terkait
-
9 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi Natal 2024
-
Heboh Dugaan Pesta Miras di Rumah Kontrakan, Polisi Turun Tangan di Way Halim
-
Bajing Loncat Pelabuhan Panjang Ditangkap, 3 Buron
-
Bandar Lampung Juru Kunci Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 2024 di Lampung
-
Kebakaran Hebat di TPA Bakung Bandar Lampung, 22 Mobil Damkar Dikerahkan
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
-
Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung
-
Sempat Viral Letuskan Senpi, Salah Satu Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Diringkus Polisi
-
Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung, Brigadir Arya Meninggal Dunia