SuaraLampung.id - Mayat pria yang ditemukan di perairan Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, pada Selasa (12/11/2024) kemarin, sudah teridentifikasi.
Jasad tersebut bernama Jepri Irfani (25), warga Dusun Karang Indah, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, identitas mayat teridentifikasi alat IPS BIO KIT 7.0, dengan menunjukan keakuratan sebesar 800 terhadap identitas korban.
Setelah dilakukan visum di RSUD M.Tohir, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani proses autopsi.
"Selain identitas korban, petugas juga telah mengambil sidik jari korban dan menghubungi pihak yang diduga keluarga dari korban, untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut," kata Umi, Rabu (13/11/2024).
Berdasarkan hasil olah TKP, Umi menerangkan, korban Jepri Irfani ditemukan dalam kondisi sudah membengkak. Saat itu, ia didapati tidak mengenakan baju dan hanya menggunakan celana dalam warna biru dongker. Kondisi penampakan korban masih dalam keadaan utuh.
"Dari penampakan luar, tidak ditemukan adanya luka-luka dan tanda-tanda bekas penganiayaan dialami korban," kata Umi.
Sebelumnya sesosok mayat anonim ditemukan mengambang di perairan Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (12/11/2024) sekitar pukul 07.00.
Kasi Humas Polres Pesisir Barat Ipda Kasiyono mengatakan, mayat anonim berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan pertama kali oleh nelayan.
Baca Juga: Geger! Mayat Pria Bercelana Dalam Biru Ditemukan Mengambang di Tanjung Setia
Saat itu dua orang nelayan, Ziri dan Aden, sedang mecari ikan di perairan Tanjung Setia. Mereka kemudian melihat mayat terapung.
"Ciri ciri mayat hanya mengenakan celana dalam warna biru. Saksi Ziri langsung menghubungi Polsek Pesisir Selatan," ujar Kasiyono.
Berita Terkait
-
Geger! Mayat Pria Bercelana Dalam Biru Ditemukan Mengambang di Tanjung Setia
-
6 Polisi Diperiksa Kasus Penemuan Mayat di Tol Bakauheni, Penyidik Temukan Fakta Baru
-
Logistik Pilkada 2024 ke Daerah 3T Terancam Molor, Bawaslu Lampung Khawatir
-
Ojek dan Gerobak Sapi Antar Logistik Pilkada ke Pelosok Pesisir Barat
-
Jual Jasa Seks via WhatsApp, Muncikari di Pesisir Barat Ringkus Polisi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam
-
Jejak Geng Kelelawar Ulu Belu: 30 Kali Bobol Toko Hingga Kotak Amal, 4 Tersangka Diringkus
-
Skandal Faktur Pajak Fiktif Berujung Bui di Lampung
-
Kepala Toko Ikan Asin di Lampung Tengah Gondol Rp176 Juta di Brangkas, Berakhir di Penjara