SuaraLampung.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung meminta para anggota DPRD untuk cuti ketika mengikuti kampanye calon kepala daerah di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
Ketua Bawaslu Lampung, Iskardo P. Panggar mengatakan, pihaknya tidak melarang anggota DPRD berkampanye asal ikut aturan main.
"Anggota DPRD yang mau kampanye ada syaratnya, yaitu mereka harus mengambil cuti," kata Iskardo P. Panggar saat apel tiga pilar Pilkada di Hotel Novotel Lampung, Kamis (3/10/2024) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Menurut Iskardo, saat ini ada banyak modus kampanye yang sebenarnya melanggar aturan, seperti kampanye tanpa Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).
Baca Juga: Kuota Terbatas! Bandar Lampung hanya Dapat Jatah 300 Formasi PPPK 2024
Salah satu contoh pelanggaran yang harus diantisipasi, kehadiran calon dalam acara pengajian tanpa STTP yang kemudian disusupi materi kampanye, hingga kegiatan berkedok pasar murah yang ternyata disertai pembagian sembako.
"Koordinasi terus kami lakukan dengan jajaran pengawas di lapangan untuk memperkuat langkah pencegahan. Sebelum kampanye dimulai, kami juga berkoordinasi dengan tim pasangan calon terkait aturan yang harus dipatuhi," ujar Iskardo P. Panggar.
Terkait politik uang, Iskardo mengajak semua pihak, termasuk aparat penegak hukum, pasangan calon, tim sukses, partai politik, dan masyarakat umum, untuk memiliki kegelisahan yang sama dalam menolak praktik tersebut.
"Kami ingin mendorong pemilih agar memilih berdasarkan kesadaran terhadap visi, misi, dan kualitas calon, bukan karena iming-iming materi. Dengan demikian, pilihan mereka akan lebih rasional dan cerdas," tegas Iskardo.
Bawaslu juga menyoroti para calon kepala daerah yang dipilih akan berperan penting dalam menentukan arah pembangunan daerah selama lima tahun mendatang. Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak memilih hanya karena iming-iming uang atau sembako.
Baca Juga: Mobil Mewah Hasil Korupsi Zainuddin Hasan Dihibahkan ke Pemkab Lampung Selatan
"Demokrasi mungkin belum ideal saat ini, tapi kami harap dalam 5-10 tahun mendatang, masyarakat akan semakin cerdas dan memilih berdasarkan pertimbangan yang matang. Para pemimpin terbaik yang terpilih diharapkan bisa menjadi teladan bagi generasi muda," jelas Iskardo.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran di Lampung? Ini 6 Destinasi Wisata Seru yang Wajib Dikunjungi
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
KSAD Maruli Ungkap Nasib 2 Prajurit Penembak Mati 3 Polisi di Lampung: Kemungkinan Dipecat!
-
Jenderal Maruli: Pemecatan Pelaku Penembakan 3 Polisi Tunggu Vonis Pengadilan
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Wanita Muda Dihabisi Suami di Kontrakan Bakauheni, Pengakuan Pelaku Bikin Geram
-
Damkar Lampung Selatan Buka Sayembara Berhadiah untuk Penangkapan Buaya di Pantai Kalianda
-
Kakak Beradik Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Bawang Latak Tuba
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan