- PT Hutama Karya menutup sementara Tol Terpeka (Lampung–Sumsel) dari 9 hingga 11 Februari 2026 untuk pemeliharaan.
- Penutupan terjadi pada segmen Lambu Kibang sampai Simpang Pematang, berlaku Senin pukul 09.00 WIB sampai Rabu pukul 14.00 WIB.
- Akses tol tetap dibuka terbatas; pengguna jalur penuh disarankan memakai jalur alternatif non-tol sementara waktu.
SuaraLampung.id - Pengguna Jalan Tol Trans Sumatera, khususnya yang melintas Sumatera Selatan–Lampung, perlu menyesuaikan rencana perjalanan. PT Hutama Karya resmi menutup sementara ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Tol Terpeka) mulai 9 Februari hingga 11 Februari 2026.
Penutupan dilakukan pada segmen Gerbang Tol Lambu Kibang hingga Gerbang Tol Simpang Pematang, dan berlaku sejak Senin (9/2/2026) pukul 09.00 WIB sampai Rabu (11/2/2026) pukul 14.00 WIB. Namun, durasi ini bersifat tentatif dan bisa berubah menyesuaikan kondisi di lapangan.
Dalam keterangan resminya, Hutama Karya menyebut penutupan sementara ini dilakukan untuk pemeliharaan jalan tol sekaligus mendukung keperluan pertahanan negara. Meski tidak dijelaskan secara rinci, istilah tersebut mengindikasikan adanya aktivitas strategis yang membutuhkan pengaturan khusus terhadap arus lalu lintas.
“Penutupan bersifat sementara dan akan dibuka kembali setelah kegiatan selesai,” ujar perwakilan perusahaan.
Akses Tol Tetap Dibuka Terbatas
Selama penutupan berlangsung, akses tol tidak sepenuhnya ditutup, melainkan diberlakukan pengaturan khusus:
- Gerbang Tol Lambu Kibang hanya melayani kendaraan menuju arah Lampung atau Pelabuhan Bakauheni
- Gerbang Tol Simpang Pematang hanya melayani kendaraan menuju arah Palembang
- Pengguna jalan yang hendak melintas penuh dari Lampung ke Sumsel atau sebaliknya disarankan menggunakan jalur alternatif non-tol.
Tol Terpeka merupakan salah satu ruas paling strategis dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera, menghubungkan pusat distribusi logistik di Lampung dengan wilayah Sumatera Selatan. Penutupan sementara ini diperkirakan akan berdampak pada arus kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga perjalanan antarprovinsi.
Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk memantau informasi terbaru, baik melalui media resmi perusahaan maupun pengelola tol, serta mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak antrean di jalur alternatif.
Baca Juga: Kejati Lampung Amankan Rp11,14 Miliar dari Korupsi Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang
Berita Terkait
-
Kejati Lampung Amankan Rp11,14 Miliar dari Korupsi Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang
-
Skandal Tol Lampung Terus Memanas: Mantan Pejabat BUMN Jadi Tersangka Baru
-
Tragedi Maut di Tol Lampung: Lelah Sopir Berujung Duka, Dua Mahasiswa Tewas di Tempat
-
Rp2 Miliar Diamankan! Korupsi Tol Terpeka Lampung Terungkap, Tersangka Baru Siap Menyusul?
-
Rp 66 Miliar Raib! 2 Kontraktor Jadi Tersangka Korupsi Tol Terpeka
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Mulai 14 Juli 2026, Sekolah Rakyat Lampung Buka Jalan Bagi 413 Anak Kurang Mampu
-
Rekam Jejak 3 Eks Bupati di Lampung yang Kasih Gelar Adat ke Jokowi
-
Malam Berdarah di Pringsewu: Usai Habisi Nyawa Mantan Istri, Heru Coba Bunuh Diri
-
Menjual Pesona Masa Lalu: Misi Besar Bandar Lampung Ubah Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Rupiah
-
Tak Sekadar Pulang, PMI Dibantu BRI Wujudkan Mimpi Jadi Pengusaha