SuaraLampung.id - SMAN 2 Bandar Lampung mengadakan Smanda Festival 2024 yang bertajuk " ENLIGHT" berakronim dari Enchating Lampung Alight artinya " Cahaya Lampung yang Mempesona".
Dalam acara Smanda Festival 2024 yang digelar pada tanggal 28 September 2024 di SMAN 2 Bandar Lampung akan menghadirkan bintang tamu Band Nidji.
Selain Nidji, menurut Humas Smanda Festival 2024, Nadya Intan Meloer, acara tersebut juga dimeriahkan band lokal Straight Club dan Maisonc. Selain itu akan di isi acara lainnya yang berbasis budaya .
"Ada lomba melukis, lomba band, lomba Vlog Pesona Daerah Lampung dan lomba Pidato Bahasa Lampung," ujar Nadya Intan Meloer.
Lanjut Nadya , open galeri akan menampilkan karya karya lukisan siswa siswi berbakat bidang seni lukis .
" Menampilkan drama hasil kreativitas siswa SMAN 2 Bandar Lampung, " Akhir Nadya Intan Meloer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus