SuaraLampung.id - Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) lintas kabupaten diringkus aparat Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah.
Kedua tersangka berinisial JFR Alias Nando (23) dan HDR (23) yang merupakan warga Kampung Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mengatakan, petugas menembak kedua tersangka karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap pada Selasa (10/9/2024).
"Tekab 308 terpaksa melumpuhkan kedua tersangka dengan timah panas, karena berusaha kabur dan dengan sengaja menodongkan senjata api rakitan (senpira) kepada petugas saat hendak ditangkap," kata Nikolas, Rabu (11/9/2024).
Keduanya berhasil terlacak setelah melakukan aksi terakhirnya mencuri sepeda motor di Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Ia mengatakan, kedua tersangka mengaku telah berulang kali melakukan aksi pencurian sepeda motor lintas Daerah di Provinsi Lampung, diantaranya Kabupaten Lampung Tengah, Kota Metro, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Untuk TKP di Lampung Tengah, JFR dan HDR menyasar wilayah Kecamatan Wates, Kecamatan Seputih Banyak, Kecamatan Seputih Mataram, dan Bumi Ratu Nuban.
Nikolas mengatakan sudah ada 2 laporan Kepolisian terkait pencurian yang dilakukan kedua pelaku di Lampung Tengah.
Diantaranya pada 27 Mei di wilayah hukum Polsek Bumi Ratu Nuban, JFR Alias Nando bersama 3 komplotannya menggasak motor Honda Beat warna biru hitam NoPol BE 2910 AFI milik seorang siswi bernama AA (15) asal Tanggamus di Saung Kampung Wates, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah pukul 09.40 WIB.
Baca Juga: Dua Pencuri Sapi Limousin di Lampung Tengah Ditangkap Polisi, Begini Modusnya
Kedua, JFR Alias Nando menggasak motor Honda Beat warna putih NoPol BG 4557 ADH milik pegawai Puskesmas Jati Datar Bandar Mataram bernama Rista Rikasi (36) asal Palembang pada hari Senin, 26 Agustus 2024 pukul 15.00 WIB.
Kasat mengungkapkan, senpira yang digunakan untuk melawan petugas adalah senjata yang biasa digunakan saat melakukan aksi curanmor.
Dia mengungkap, JFR Alias Nando dan komplotannya menggunakan 12 peralatan curanmor lengkap untuk beraksi, serta selalu membawa senpira untuk mengancam dan tak segan melukai korbannya.
Saat ditangkap, katanya, Polisi turut mengamankan berbagai barang bukti peralatan mencongkel motor, diantaranya 1 set kunci L, obeng, tang, palu kecil, kunci pas ukuran 12, mata kunci T, gagang kunci T, dan kunci L panjang.
"Sementara barang bukti senjata api milik tersangka berisikan 2 peluru aktif dan pada saat ditangkap, pelaku sudah menarik pelatuknya atau siap tembak," ungkapnya.
Kasat Reskrim menambahkan, saat ini pihaknya masih memburu pelaku curanmor lain bagian dari komplotan JFR Alias Nando.
Berita Terkait
-
Dua Pencuri Sapi Limousin di Lampung Tengah Ditangkap Polisi, Begini Modusnya
-
Berpenampilan Bak Mahasiswa, Pelaku Curanmor Ini Sasar Kampus di Bandar Lampung
-
Hendak Serbu Kampung Sebelah, 12 Remaja di Lampung Tengah Ditangkap Bawa Senjata Tajam
-
Viral! Aksi Pencurian Terekam Jelas, Pelaku Gunakan Innova Reborn di Campang Raya
-
2 Pelaku Curanmor di Sukarame Diringkus, Statusnya Residivis
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Kapan Way Kambas Dibuka Kembali? Ini Jawaban Balai Taman Nasional Terkait Nasib Wisata Gajah
-
Desa BRILiaN Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Pesisir hingga Level Nasional
-
Lebaran Usai THR Tak Kunjung Sampai: 13 Perusahaan di Lampung Kini Dibidik Petugas
-
Dunia Ketagihan Produk Lampung: Ekspor Melejit, Surplus Tembus 389 Juta Dolar AS
-
Pelajaran dari Mudik 2026: Dishub Lampung Sebut Buruh Pabrik Picu Kepadatan di Bakauheni