SuaraLampung.id - Petugas Polsek Gunung Sugih, Polres Lampung Tengah, menangkap dua pelaku pencurian sapi Limousin senilai Rp15 juta.
Dua pelaku yang diringkus polisi masing-masing berinisial EPN (43) dan SLH (59). Keduanya merupakan warga Kampung Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih.
Kapolsek Gunung Sugih AKP Abri Firdaus mengatakan, kedua pelaku berhasil ditangkap 4 jam setelah sapi ditemukan oleh warga pada Kamis (5/9/2024).
"Sadar puluhan warga mengejarnya, SLH kemudian memasukkan sapi ke dalam kamar rumah EPN lalu ditinggalkan," kata Abri, Senin (9/9/2024).
Kronologi pencurian diawali saat EPN dan SLH menyatroni kandang sapi milik Jumaidi (47) di Dusun IV Purwo Asri, Kampung Komering Putih, Kecamatan Gunung Sugih, Kamis (5/9/2024) pukul 05.30 WIB.
"Keduanya menjebol tembok pagar rumah korban yang tingginya 3 meter untuk menggasak hewan ternak sapi," ujarnya.
Setelah itu para pelaku menyeret satu ekor sapi betina jenis Limosin umur sekitar 4 tahun warna merah kehitaman senilai Rp15 juta milik korban.
"Korban yang sadar rumahnya dibobol lalu mengajak warga mencari jejak sapi hingga ke Kampung Komering Agung, tepatnya di rumah EPN," imbuhnya.
Namun, kedua pelaku sudah kabur ketika warga berhasil menemukan sapi korban. Petugas Polsek Gunung Sugih kemudian melakukan pencarian pelaku usai menerima laporan dari korban.
Baca Juga: Hendak Serbu Kampung Sebelah, 12 Remaja di Lampung Tengah Ditangkap Bawa Senjata Tajam
Pencarian polisi membuahkan hasil. Petugas mendapat informasi dari warga bahwa SLH berada tak jauh dari rumahnya di Kampung Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah.
Setelah berhasil mengamankan SLH, Polisi juga berhasil menangkap EPN di Dusun III Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah tanpa perlawan.
Kini, kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Gunung Sugih untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
"Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHPidana, ancaman kurungan penjara selama 7 tahun," tutup Kapolsek.
Berita Terkait
-
Hendak Serbu Kampung Sebelah, 12 Remaja di Lampung Tengah Ditangkap Bawa Senjata Tajam
-
Pelaku Pembobolan Mes Karyawan PTPN 7 Bekri Ditangkap, Begini Modusnya
-
Usai Rudapaksa Pasien, Dukun Cabul di Lampung Tengah Minta Tarif Rp 10 Juta
-
Heboh Penemuan Mayat di Saluran Irigasi Trimurjo Lampung Tengah, Ini Hasil Identifikasi Polisi
-
KDRT di Lampung Tengah: Tepergok Selingkuh, Suami Malah Marah Aniaya Istri hingga Memar
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB