- Jalan kabupaten 13 km di Purbolinggo, Lampung Timur, diperbaiki setelah viral akibat rusak parah dan disindir warga.
- Bupati dan jajaran pemda Lampung Timur turun menimbun jalan berlubang sebagai tanggapan cepat atas protes masyarakat.
- Perbaikan permanen senilai Rp40 miliar telah dianggarkan untuk tahun 2026, sementara penanganan awal bersifat sementara.
SuaraLampung.id - Bertahun-tahun rusak parah, jalan kabupaten sepanjang 13 kilometer yang membentang di Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, akhirnya mendapat perhatian serius setelah viral di media sosial.
Kerusakan jalan yang kian memprihatinkan menjelang momen Idul Fitri memicu kekecewaan warga. Sebagai bentuk protes, masyarakat menyindir pemerintah dengan menyebut ruas jalan tersebut sebagai “wisata Telaga Sewu”.
Istilah itu menggambarkan kondisi jalan yang dipenuhi kubangan air akibat musim hujan, menyerupai deretan telaga kecil di sepanjang jalur tersebut.
Kondisi ini membuat warga kesulitan melintas. Padahal, jalan tersebut merupakan akses alternatif menuju kawasan perkantoran Kabupaten Lampung Timur. Aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat pun terganggu.
Setelah ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial, sejumlah elemen masyarakat turun bergotong royong menimbun lubang-lubang jalan.
Tak lama berselang, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah bersama jajaran organisasi perangkat daerah ikut turun langsung ke lokasi untuk melakukan gotong royong.
Salah seorang warga, Prayitno, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah terjadi selama puluhan tahun. Ia menyebut perbaikan biasanya dilakukan setiap menjelang pemilu, namun tak bertahan lama.
“Setiap usai pemilu pasti dibangun, tapi tiga bulan sudah rusak lagi. Berarti kualitasnya tidak maksimal, jadi cepat rusak. Tahun ini puncak kemarahan warga, makanya kami protes lewat media sosial,” kata Prayitno, Senin, 16 Februari 2026.
Menurutnya, warga tetap mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang akhirnya turun tangan, meski setelah viral.
“Hari ini semua turun, dari bupati sampai pejabat pemda gotong royong menimbun jalan yang berlubang. Warga cukup gembira,” ujarnya.
Prayitno berharap pembangunan permanen yang direncanakan benar-benar mengedepankan kualitas agar tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Lampung Timur, Primadhiarta Ramadheni, mengakui terdapat dua jalur jalan kabupaten di wilayah Purbolinggo yang mengalami kerusakan, yakni ruas Desa Bumi Jawa–Tanjung Kesuma dan Tanjung Kesuma–Desa Taman Endah.
Perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah dianggarkan sebesar Rp40 miliar dan akan dikerjakan pada 2026. Adapun gotong royong yang dilakukan saat ini merupakan langkah penanganan sementara sembari menunggu proses pembangunan berjalan.
“Untuk antisipasi penanganan lebih awal, dilakukan penimbunan jalan berlubang sambil menunggu pengerjaan dari pemerintah,” jelasnya.
Bupati Ela Siti Nuryamah mengakui kekecewaan warga atas kondisi jalan tersebut adalah hal yang wajar. Ia menyebut ada dua faktor penyebab jalan cepat rusak, yakni kualitas pembangunan yang tidak maksimal atau kendaraan yang melintas melebihi batas tonase.
Usai meninjau lokasi, Ela langsung mengumpulkan sejumlah kepala desa di Purbolinggo untuk berkoordinasi. Ia meminta dilakukan pendataan terhadap perusahaan-perusahaan besar di wilayah tersebut, terutama yang memiliki usaha ekspedisi dengan tonase besar.
Menurutnya, setelah jalan dibangun nanti, kendaraan perusahaan diminta tidak melampaui kapasitas tonase jalan.
“Artinya harus menyesuaikan dengan kekuatan jalan agar tidak cepat rusak kembali,” tukasnya.
Kontributor : Agus Susanto
Berita Terkait
-
Chat Anak Bunuh Diri di Demak dengan Ibunya Tersebar, Dikhawatirkan Menular
-
Lebih dari Sekadar Es Krim, Halocoko Torehkan Rekor MURI Lewat Gerakan Sosial
-
Viral Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak Temukan Rp 920 Miliar, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Bigmo Anak Siapa? Ferry Irwandi Panen Kritik Usai Undang Anak Koruptor ke Podcast
-
Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Viral Dulu, Baru Ditambal: Jalan 13 Km di Purbolinggo Akhirnya Dilirik Pemerintah
-
7 Fakta Kebakaran Hebat di Pabrik Singkong Lampung Tengah yang Viral di Medsos
-
Viral Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Parah, Metro Gempar
-
3 Hari Saja! Promo Alfamart Sambut Ramadhan 2026, Kurma hingga Sirup Diskon Besar
-
BRI Debit FC Barcelona, Sinergi Dua Institusi Berbasis Komunitas