SuaraLampung.id - Aparat Polsek Way Jepara, Polres Lampung Timur, masih menyelidiki pelaku penusukan Dio Alip Putra, warga Desa Sumbermarga, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.
Kapolsek Way Jepara Iptu Siregar mengatakan, pihaknya masih menyelidiki keberadaan pelaku penusukan yang sudah teridentifikasi.
"Kami masih cari keberadaan pelaku, larinya kemana, sudah beberapa tempat kami datangi, belum ditemukan. Orangnya sudah jelas, pelaku sudah jelas," ujarnya.
Penusukan terhadap Dio Alip Putra terjadi pada 26 Juli 2024 pukul 10.00 di kediaman korban di Desa Sumbermarga, Way Jepara.
Adik korban, Ages Marsela mengatakan, kejadian bermula saat ia sedang berada di dalam kamar. Tiba-tiba mendengar suara seorang laki-laki mengetuk pintu rumahnya dengan keras.
"Lalu kakak saya Dio menjawab sambil membuka pintu rumah tersebut dan mencoba mengusir orang yang dianggap bertamu, tetapi tidak sopan itu," katanya.
Dio, kata Ages, langsung mengusir orang tersebut dengan berkata 'pergi kamu dari sini'.
Ages yang masih dalam kamar, seketika mendengar suara kursi yang bergeser, dan tak lama, Dio merintih kesakitan sambil berteriak minta tolong.
"Pas dengar itu saya langsung keluar kamar, dan kaget melihat kakak saya sudah berlumuran darah dengan posisi terduduk," ujar dia lagi.
Baca Juga: Karyawan Kafe di Lampung Timur Tewas Tersengat Listrik di Tempatnya Bekerja
Sedangkan, ujar Ages lagi, pelaku dalam kondisi setengah berdiri dengan pisau garpu di tangannya siap untuk menikam kembali.
"Saya karena takut, langsung masuk kamar lagi dan mengunci pintu kamar sambil berteriak minta tolong," katanya.
Beruntung, ada sejumlah pekerja bangunan yang berdatangan ke rumah Ages.
"Mereka datang dan pelaku kabur. Warga juga sempat mengejar tapi pelaku berhasil lolos," ujarnya.
Ages mengaku tidak mengetahui pelaku tersebut. Namun, ia bisa mengingat persis wajah dari pelaku. Ia juga mengaku tak mengetahui motif dari pelaku, sehingga melakukan penusukan terhadap kakaknya itu.
Kini, korban sedang menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Achmad Yani Metro. Adapun, luka yang diderita ialah luka tusuk di perut, sayatan di jari dan tangan kiri, serta luka tusuk di lengan kanan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Karyawan Kafe di Lampung Timur Tewas Tersengat Listrik di Tempatnya Bekerja
-
2 Pelaku Pengeroyokan di Natar Fair Ditangkap
-
12 WNA Nigeria yang Ditangkap di Lampung Timur Dicekal Masuk Indonesia
-
Tragis! Polisi Lampung Timur Tewas Tertabrak Truk Saat Menuju Tempat Tugas
-
Modus Love Scamming, 10 WNA Nigeria Ditangkap Di Lampung Timur
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini
-
Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026
-
BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak
-
Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi