SuaraLampung.id - Wali Kota Bandar Lampung petahana Eva Dwiana belum juga menerima surat tugas dari DPP PDIP sebagai calon Wali Kota Bandar Lampung di Pilkada 2024. Padahal Eva adalah kader banteng.
Ini berbeda dengan empat bupati petahana lain yang juga kader PDIP. Mereka ialah Nanang Ermanto, Dewi Handajani dan Winarti dan Parosil Mabsus.
Ketiga bupati petahana ini sudah mendapatkan surat tugas dari PDIP untuk Pilkada 2024. Nanang sebagai calon Bupati Lampung Selatan, Dewi Handajani sebagai calon Bupati Tanggamus, Winarti sebagai calon Bupati Tulang Bawang dan Parosil Mabsus sebagai calon Bupati Lampung Barat.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Umar Ahmad mengatakan, untuk Bandar Lampung saat ini masih belum diberikan surat tugas karena masih dipertimbangkan oleh DPP PDIP.
Baca Juga: Menuju Periode Kedua: Dewi Handajani dan Winarti Kantongi Tiket Pilkada dari PDIP
"Jadi semuanya masih dipertimbangkan untuk mendapatkan surat tugas, ini karena beliau (Eva Dwiana) masih masuk struktur dan juga masih petahana (incumbent)," kata Umar Ahmad dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com, Senin (8/7/2024).
Umar Ahmad menyebut, saat rapat pleno di DPD PDIP Lampung beberapa waktu lalu, sudah ada yang mengusulkan nama Eva Dwiana, namun saat ini yang keluar baru Lampung Selatan, Lampung Barat, Tulang Bawang, dan Tanggamus.
"Kami saat ini juga sedang menggodok kabupaten lain, jadi kami akan intens komunikasi dengan semua partai politik yang akan mengusung calon kepala daerah," sebut Umar Ahmad.
Selain itu, menurut Umar Ahmad, ada juga kader PDIP yang masih bisa berpotensi agar didorong untuk maju di Pilkada. Jika nantinya tidak bisa didorong maju, maka PDIP akan melihat peluang lain, karena PDIP ingin mempersembahkan yang terbaik dan layak untuk memimpin suatu daerah.
"Kabupaten lain secara berguyur, kami terus menerus berusaha mempertimbangkan banyak masukan, ini nanti jadi bahan pertimbangan untuk membuat atensi ke DPP PDIP," ujar Umar Ahmad.
Baca Juga: Pilkada Lampung Selatan 2024: Nanang Ermanto Kantongi Surat Tugas PDIP
Dalam proses mengusung calon kepala daerah, PDIP akan melihat prioritas orang yang layak dan bisa memberikan manfaat besar untuk daerahnya. Dengan demikian, diperkirakan kader yang dinilai mampu membawa misi dan pesan tersebut, maka bisa saja untuk maju, tapi prioritas utamanya kepentingan bangsa dan negara.
Berita Terkait
-
Retreat Gelombang Kedua Digelar Usai Lebaran, Megawati Perintahkan Kepala Daerah PDIP Wajib Ikut
-
Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo
-
Didit Sowan ke Megawati, Ahmad Basarah Bocorkan Hubungan Rahasia Keluarga Prabowo-Mega
-
5 Momen Hasto Kristiyanto Selama Jadi Tahanan KPK, Terbaru Tolak Dipindah ke Salemba
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni