SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan luas kawasan konservasi perairan mencapai 30 persen dari total luasan perairan yang ada.
Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Lampung, Senen Mustakim mengatakan, saat ini di Provinsi Lampung sudah terdapat empat kawasan konservasi perairan.
Yakni di Taman Perairan Teluk Kiluan di Kabupaten Tanggamus, Taman Perairan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat, Suaka Perikanan Perairan Way Kambas dan di Taman Perairan Pulau Batang-Segamat, Kabupaten Lampung Timur.
Senen mengatakan, pemerintah daerah juga terus berupaya mendorong kebijakan transformasi ekonomi yang berlandaskan pada pembangunan berkelanjutan yaitu melalui penerapan ekonomi hijau dan ekonomi biru serta pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim.
"Sejalan dengan kebijakan pusat, Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan, sebab ini menjadi salah satu misi Gubernur Lampung yaitu mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama," ucapnya.
Menurut Senen, salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan memasukkan indikator penurunan emisi gas rumah kaca sebagai indikator kinerja utama daerah dalam perubahan RPJMD 2019-2024.
"Dan untuk mendukung upaya pemulihan dan menjaga ekosistem laut, pesisir dan perairan umum daratan, Pemerintah Provinsi Lampung sudah melakukan beberapa program dan kegiatan seperti program bersih pantai melalui gerakan Bulan Cinta Laut," ujar dia.
Kemudian dilakukan pula upaya meningkatkan jumlah Kelompok Masyarakat Pengawas untuk bersinergi dengan pemerintah dalam melakukan pengawasan dan pelestarian sumber daya kelautan dan perikanan di Provinsi Lampung.
"Saat ini sudah terdapat 100 Pokmaswas yang aktif tersebar di 15 kabupaten serta kota. Lalu ada juga pemberian bantuan alat tangkap ramah lingkungan seperti bubu rajungan dan jaring, serta program pengelolaan perikanan rajungan berkelanjutan," tambahnya.
Baca Juga: Warga Bandar Lampung Buronan Polda DIY Ditangkap, Ini Kasusnya
Menurut Senen, pemanfaatan ruang laut dan pembangunan sektor kelautan serta perikanan melibatkan berbagai pihak.
Sehingga diperlukan dukungan dan sinergi seluruh sektor terkait agar pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan bisa lebih optimal.
"Semua pihak hendaknya berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan perairan antara lain dengan mengurangi penggunaan bahan plastik dalam aktivitas sehari-hari, dan bijak dalam mengelola sampah rumah tangga. Karena mengatasi persoalan lingkungan dan pesisir perlu upaya holistik, mulai dari hulu sampai hilir dan terintegrasi," katanya.
Diketahui luas perairan Lampung mencapai 24.820 kilometer persegi, luas wilayah pesisir 440.010 hektare, dan panjang garis pantai 1.182 kilometer serta pulau-pulau kecil sebanyak 132 pulau. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Warga Bandar Lampung Buronan Polda DIY Ditangkap, Ini Kasusnya
-
Pegawainya Terlibat Jaringan Fredy Pratama, Wabup Lampung Tengah Minta Maaf
-
Mantan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan Andri Gustami Dituntut Hukuman Mati
-
BPS: Lampung Mengalami Deflasi pada Januari 2024
-
Klarifikasi BNN Lampung: Tidak Ada Pegawai Honorer BNN Kabupaten Ditangkap Kasus Narkoba
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tukar Valas Makin Mudah, BRI Money Changer Hadir di Berbagai Titik Strategis
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal