SuaraLampung.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung memprioritaskan distribusi logistik Pemilu 2024 ke daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).
Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Lampung Titik Sutriningsih mengatakan, jajaran penyelenggara telah memilah-pilah logistik Pemilu 2024 di gudang KPU Kabupaten dan Kota untuk didistribusikan ke daerah 3T sesuai rencana.
"Penyaluran logistik ke daerah 3T ini akan didahulukan, makanya sudah dipilah-pilah logistik Pemilu 2024 untuk ke sana," kata dia.
Menurut Titik, KPU Lampung juga sudah melakukan pemetaan wilayah sampai ke titik koordinat gudang untuk memastikan logistik terkirim tepat waktu dan tepat biaya sejak pertengahan 2023.
"Dari hasil pemetaan tersebut, daerah 3T ini berada di kabupaten yang memiliki wilayah perairan di antaranya Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus, Pesawaran, dan Lampung Selatan," kata dia.
Titik mengatakan bahwa pemetaan yang dilakukan oleh KPU Lampung ini juga untuk menentukan satuan harga pendistribusian itu dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sebab pendistribusian logistik pemilu di Lampung tidak hanya menggunakan moda transportasi darat tetapi juga laut.
“Nah biasa masyarakat di daerah 3T selalu memanfaatkan momentum pemilu untuk menentukan tarif penyeberangan," kata dia.
Titik mengungkapkan bahwa kendala dalam melakukan pendistribusian ke 3T yakni cuaca dan infrastruktur.
"Cuaca dan infrastruktur menjadi kendala utama pendistribusian logistik ke daerah 3T oleh perusahaan ekspedisi, sehingga guna mengantisipasi terjaga logistik, dalam pengiriman, terpal harus dirangkap tiga, armada jangan ada yang bolong walaupun tidak tembus samping, sebab sekarang sedang musim hujan,” kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Bawaslu Lampung Temukan Belasan Ribu Surat Suara Pemilu 2024 Rusak
Berita Terkait
-
Bawaslu Lampung Temukan Belasan Ribu Surat Suara Pemilu 2024 Rusak
-
Sri Wahyuni Tewas Misterius, Pacar dan Dua Temannya Ditangkap Polres Lampung Timur
-
Tak Ada Hal Meringankan, Ini Tuntutan 4 Terdakwa Gratifikasi Dinas PMD Lampung Utara
-
Indeks Keyakinan Konsumen di Lampung di Level Optimis
-
Sebut PKS Wahabi, Gus Miftah Ditantang Ketua PKS Lampung Uji Tafsir Alquran di Depan Ulama
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas