SuaraLampung.id - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan mencari keberadaan buaya yang menyerang warga di Desa Bandar Agung.
Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengatakan, pihaknya mendapat laporan adanya serangan buaya berukuran kurang lebih tiga meter di pinggiran Sungai Sekampung Bandar Agung, Kecamatan Sragi.
Dari laporan tersebut, Damkarmat langsung bergegas menuju lokasi peristiwa dengan menerjunkan tujuh personel Damkar untuk menangkap buaya yang meresahkan warga itu.
"Tim evakuasi posko Kalianda mendapat laporan, kemudian menuju lokasi, sampai lokasi pukul 12.30 WIB, penelusuran tempat kejadian pada pukul 14.15 WIB," kata dia.
Atas kejadian tersebut, Damkarmat Lampung Selatan langsung berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah Lampung untuk melakukan pencarian buaya tersebut.
"Kita juga sudah berkoordinasi dengan BKSDA, namun hingga sore hari kami belum menemukan buaya tersebut," ujarnya, Rabu (10/1/2024).
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas di area sungai.
"Kita mengimbau masyarakat di sana agar berhati-hati, jauhi sungai tersebut, jika melihat buaya itu muncul segera hubungi call center Damkar dan penyelamatan setempat," ujar dia.
Sebelumnya seorang pria Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, terluka akibat diserang seekor buaya saat membersihkan lahan tambak.
Baca Juga: Sukri Kaget Tiba-Tiba Ada Buaya Lompat Menggigit Tangannya
Pria bernama Sukri tersebut harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Saya sedang membabat rumput di tambak tiba-tiba seekor buaya meloncat lalu menggigit tangan saya," kata Sukri di Palas, Lampung Selatan.
Ia mengaku sering melihat buaya tersebut yang selama ini dikenal warga sekitar tidak pernah mengganggu aktivitas mereka.
"Sudah sering muncul, tetapi tidak nakal, tetapi kok ini dia nakal, yang digigit tangan saya, beruntung waktu menggigit tidak memutarkan badannya," katanya.
Ia berhasil melepaskan diri dari gigi buaya saat hewan tersebut melompat, akibat kejadian ini ia mendapat 18 jahitan di tangannya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Sukri Kaget Tiba-Tiba Ada Buaya Lompat Menggigit Tangannya
-
Tepergok Merampok, Pria di Lampung Selatan Sekap Tetangga Sendiri
-
Pelabuhan Sebalang akan Difungsikan Sebagai Pelabuhan Umum
-
Siti Atikoh Sapa Ribuan Emak-emak di Tanjung Bintang: Kalau Emak-emak Kompak Semua Beres
-
Puting Beliung Sapu Desa Sukatani Lampung Selatan, 10 Rumah Warga Rusak
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong
-
Sopir Tangki CPO Gelapkan Muatan dengan Modus 'Kencing' di Jalan Trimurjo
-
Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda