SuaraLampung.id - Dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, mulai dipadati pemudik pada H+1 Natal 2023 atau Selasa (26/12/2023).
Terpantau pada pukul 12.00-13.00 WIB, para pemudik berdatangan memadati kantong parkir dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni.
Tidak hanya kantong parkir di dermaga eksekutif, dermaga reguler juga masih terus dipadati kendaraan yang ingin melakukan penyeberangan dengan kapal.
Terlihat juga pintu masuk pelabuhan di area pengecekan kendaraan terlihat ramai lancar namun tidak menunjukkan adanya tumpukan kendaraan.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Rudi Sunarko mengatakan, jumlah penumpang kapal yang menggunakan kendaraan roda empat dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, Banten, pada H+1 Natal mencapai 5.250 mobil.
Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 5.231 kendaraan. Rudi mengimbau para pengguna jasa penyeberangan agar membeli tiket Ferizy dari jauh hari.
"Kami mengimbau calon pemudik dari Sumatera ke Jawa yang akan menggunakan jasa penyeberangan ASDP agar membeli tiket dari jauh hari," katanya.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memberlakukan ketentuan baru pembelian tiket online kapal feri mulai 11 Desember 2023.
Ketentuan itu berlaku di Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ketapang, dan Pelabuhan Gilimanuk.
Baca Juga: Pelabuhan Bakauheni Makin Padat, Pembelian Tiket Kapal Feri Wajib Daring
Ketentuan baru tersebut adalah pemesanan tiket feri dapat dilakukan sampai dengan batas radius maksimal lima kilometer sebelum pelabuhan.
Ketentuan itu ditetapkan dalam Surat Dirjen Hubdat AP.406/1/5/DJPD/2023 perihal Penataan Layanan Pemesanan Tiket Elektronik di Sekitar Pelabuhan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pelabuhan Bakauheni Makin Padat, Pembelian Tiket Kapal Feri Wajib Daring
-
Pelabuhan Bakauheni Makin Ramai, Pengunjung Padati Krakatau Park
-
Polisi Evakuasi Balita dari Kapal di Pelabuhan Bakauheni, Ini yang Terjadi
-
Jelang Nataru, Jumlah Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Mulai Meningkat
-
Pelabuhan Bakauheni Titik Rawan Penyelundupan Burung ke Pulau Jawa
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Takut Dihadiahi Timah Panas, Penusuk Dua Pemuda di Rumah Biliar Pringsewu Pilih Menyerah
-
Gara-Gara Anak Cekcok, Kakak Ipar di Pringsewu Gelap Mata Hajar Adik Pakai Bata
-
Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung